▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - DWP UNIT KECAMATAN LOANO GELAR PEMBINAAN DAN HALAL BIHALAL
- CAMAT LOANO HADIRI TEMU ALUMNI DAN LAUNCHING IKA LODRA SMA NEGERI 5 PURWOREJO
- KETUA TP PKK DAN POSYANDU EMPAT KECAMATAN DILANTIK OLEH KETUA TP PKK KABUPATEN PURWOREJO
- BALAI PENYULUHAN KB GELAR PEMBINAAN DAN PENYULUHAN PPKBD KECAMATAN LOANO
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN LOANO HADIRI RAKOR LPMD/LPMK KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- CAMAT LOANO HADIRI PAPARAN PENCAPAIAN MILESTONE PROGRAM KDMP OLEH KODIM 0708 PURWOREJO
- BUPATI PURWOREJO DORONG KADES DAN LURAH INOVATIF DALAM PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR PEMDES 2026
- RAT TAHUN BUKU 2025 KOPERASI DESA MERAH PUTIH (KDMP) DESA TRIREJO DIGELAR DI BALAI DESA
- PENETAPAN BAKAL CALON MENJADI CALON PERANGKAT DESA KEDUNGPOH DAN PENETAPAN NILAI BOBOT PENGABDIAN FORMASI KADUS
- CAMAT LOANO HADIRI PENGAJIAN AKBAR HALAL BIHALAL PEDAGANG PASAR BANYUASIN
35 VARIAN KUE BASAH DAN KERING DITAMPILKAN DALAM BAZAR PENUTUPAN PELATIHAN PEMBUATAN KUE DI DESA BANYUASIN SEPARE
Penutupan Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi Ketrampilan Kejuruan Pembuatan Roti dan Kue di Desa Banyuasin Separe

Keterangan Gambar : Masyarakat antusias belanja dalam basar roti dan kue
Untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam pembuatan kue, BLK Kabupaten Purworejo mengadakan pelatihan pembuatan berbagai macam kue yang dilaksanakan selama 12 hari di Desa Banyuasin Separe, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Senin (03/06/2024).
Pelatihan pembuatan kue yang melibatkan peserta dari ibu-ibu rumah tangga di desa setempat ditutup secara resmi oleh Kepala Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo yang diwakili Sekretaris Dinas Sri Lestariningsih, S.H, M.M. Turut hadir dalam acara penutupan pelatihan Camat Loano Kusairi. AP. MM., Kepala Desa Banyuasin Separe Mustofa Hadi dan Kepala UPT BLK Dinpertransnaker beserta instrukturnya.
Salah satu perwakilan dari Disnakertrans Kabupaten Purworejo menyampaikan, bahwa hari ini adalah penutupan acara pelatihan pembuatan kue di Desa Banyuasin Separe.
"Processing pembuatan kue anggaran dari APBD 2 melalui pokok pikiran anggota DPRD Kabupaten Purworejo," terangnya.
Lebih lanjut, dirinya berharap, semoga setelah adanya kegiatan pelatihan pembuatan kue tersebut bisa bermanfaat.
"Semoga bisa bermanfaat khususnya yang berlatih dan bisa mengembangkan ilmunya sehingga bisa meningkatkan perekonomian," harapnya.
Sementara itu, perwakilan dari BLK Kabupaten Purworejo Dwi Asmoro mengatakan, jadi hari ini adalah rangkaian acara penutupan dalam pelatihan pembuatan kue yang dilaksanakan selama 12 hari.
"Jadi sudah biasa dalam akhir pelatihan diadakan bazar produk-produk hasil pelatihan, ada 35 macam prodak seperti roti basah dan roti kering," terangnya.
Selanjutnya, salah satu peserta pelatihan pembuatan kue dari Desa Banyuasin Separe, Tuty Herawati mengucapkan, terimakasih kepada pemerintah yang telah mengadakan pelatihan seperti itu.
"Ilmu seperti ini sangat berguna bagi kami, sehingga ke depan kami bisa membuat kue dan bisa saya jual untuk menambah penghasilan," ucapnya.
Di akhir pelatihan, para peserta berkesempatan untuk memamerkan hasil karya mereka dalam sebuah bazar. Berbagai macam roti dan kue yang lezat dan menarik ditawarkan kepada para warga masyarakat yang hadir.


