▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - DWP UNIT KECAMATAN LOANO GELAR PEMBINAAN DAN HALAL BIHALAL
- CAMAT LOANO HADIRI TEMU ALUMNI DAN LAUNCHING IKA LODRA SMA NEGERI 5 PURWOREJO
- KETUA TP PKK DAN POSYANDU EMPAT KECAMATAN DILANTIK OLEH KETUA TP PKK KABUPATEN PURWOREJO
- BALAI PENYULUHAN KB GELAR PEMBINAAN DAN PENYULUHAN PPKBD KECAMATAN LOANO
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN LOANO HADIRI RAKOR LPMD/LPMK KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- CAMAT LOANO HADIRI PAPARAN PENCAPAIAN MILESTONE PROGRAM KDMP OLEH KODIM 0708 PURWOREJO
- BUPATI PURWOREJO DORONG KADES DAN LURAH INOVATIF DALAM PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR PEMDES 2026
- RAT TAHUN BUKU 2025 KOPERASI DESA MERAH PUTIH (KDMP) DESA TRIREJO DIGELAR DI BALAI DESA
- PENETAPAN BAKAL CALON MENJADI CALON PERANGKAT DESA KEDUNGPOH DAN PENETAPAN NILAI BOBOT PENGABDIAN FORMASI KADUS
- CAMAT LOANO HADIRI PENGAJIAN AKBAR HALAL BIHALAL PEDAGANG PASAR BANYUASIN
BUPATI PURWOREJO DORONG KADES DAN LURAH INOVATIF DALAM PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR PEMDES 2026
Keterangan Gambar : Bupati Purworejo memberikan arahan pada acara Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa Tahun 2026 di Pendopo Kabupaten Purworejo
Loano Go News – Menyikapi dinamika tantangan pembangunan dan pemerintahan saat ini, Bupati Purworejo Yuli Hastuti, SH mendorong para Kepala Desa (Kades) dan Lurah untuk berperan aktif dan inovatif dalam mengoptimalkan sumber daya serta potensi wilayah masing-masing, guna mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan sejahtera.
Hal tersebut disampaikan Bupati kepada 494 Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Purworejo dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa Tahun 2026, yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPAPMD) Kabupaten Purworejo, di Pendopo Kabupaten Purworejo, pada Selasa (7/4/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Kepala Desa menuju Desa Mandiri dan Kabupaten Purworejo Berseri (Berdaya Saing, Sejahtera, Religius dan Inovatif)” ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., Kapolres Purworejo Windy Syafutra, S.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo Suranto, S.T., S.Sos., MPA, para Asisten Setda, serta jajaran Kepala Perangkat Daerah terkait. Hadir pula Camat Loano Vivin Suryandari Feriyani, S.STP., MM.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa dinamika pemerintahan saat ini menuntut adanya efisiensi, termasuk dalam pengelolaan Dana Desa. Oleh karena itu, para Kades dan Lurah diharapkan mampu menyikapi kondisi tersebut secara bijak serta terus berinovasi dalam menggali potensi desa.
“Kita dituntut untuk terus berinovasi agar desa dapat lebih maju dan mandiri, meskipun dalam kondisi efisiensi anggaran,” ungkapnya.
Selain itu, Bupati juga mendorong peningkatan kompetensi, menjaga integritas, serta memperkuat sinergi lintas sektor. Ia berharap forum ini menjadi sarana berbagi pengalaman dan menyamakan langkah dalam pembangunan desa.
“Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, saya yakin desa-desa di Kabupaten Purworejo akan semakin maju, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan sejumlah poin penting terkait kebijakan pemerintahan desa, antara lain:
- Calon Kepala Desa tunggal diperbolehkan dengan mekanisme kotak kosong.
- Perangkat desa yang mencalonkan diri sebagai kepala desa wajib mengundurkan diri dari jabatannya.
- Pencatatan keuangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dalam APBDes masih menunggu hasil perhitungan anggaran atas aset KDMP dari Inspektorat.
Lebih lanjut, Bupati juga mendorong para Kades dan Lurah untuk turut berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah maupun program prioritas nasional di wilayah Kabupaten Purworejo.
Sementara itu, Kepala DPPPAPMD Kabupaten Purworejo Laksana Sakti, AP., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda penting dalam memperkuat sinergitas pembangunan daerah, khususnya dalam menyamakan persepsi, meningkatkan koordinasi, serta meningkatkan kompetensi aparatur pemerintah desa.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan terwujud tata kelola pemerintahan desa yang baik serta desa-desa yang semakin mandiri, inovatif, dan berdaya saing.


