▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - HIGH LEVEL MEETING TPID, TPAKD, DAN TP2DD KABUPATEN PURWOREJO, PERKUAT SINERGI JAGA INFLASI DAN PERCEPAT DIGITALISASI EKONOMI DAERAH
- CAMAT LOANO HADIRI RAKOR PERSIAPAN PERINGATAN HUT KE-81 KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2026
- RAPAT PEMBENTUKAN TIM PELAKSANA PENGANGKATAN PERANGKAT DESA MARON DIGELAR
- KECAMATAN LOANO GELAR KEGIATAN DONOR DARAH UNTUK DUKUNG KETERSEDIAAN STOK DARAH PMI
- CAMAT LOANO HADIRI DOA BERSAMA PEMBANGUNAN DESTINASI WISATA SEKARAN HILLS DESA SEDAYU
- KASUBBAG PERENCANAAN DAN KEUANGAN KECAMATAN LOANO HADIRI RAPAT PEMBAHASAN DUKUNGAN PROGRAM DELEGASI PROVINSI JAWA TENGAH DAN PROGRAM STRATEGIS NASIONAL
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN LOANO HADIRI EVALUASI HASIL PENILAIAN KINERJA INOVASI PERANGKAT DAERAH SEMESTER I TAHUN 2026
- CAMAT LOANO HADIRI DOA BERSAMA DAN PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN JEMBATAN MERAH PUTIH DI DUSUN PACALAN DESA MUDALREJO
- CAMAT LOANO HADIRI RAKOR PIMPINAN TRIWULAN II TAHUN ANGGARAN 2026
- KASI PEMERINTAHAN DESA KECAMATAN LOANO HADIRI UJI PUBLIK PERUBAHAN APBDES 2026 DAN PEMBENTUKAN TIM PENYUSUN RKPDES 2027 DESA KEBONGUNUNG
PROKLIM MENDORONG UPAYA AKSI ADAPTASI DAN MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI TINGKAT WILAYAH MINIMAL SETINGKAT DUSUN/DUKUH/RW DAN MAKSIMAL SETINGKAT DESA/KELURAHAN
Evaluasi Proklim (Lomba Kampung Cantik) Kabupaten Purworejo Tahun 2024 di Desa Mudalrejo Kecamatan Loano

Keterangan Gambar : Tim Penilai berfoto bersama Tim Kecamatan, Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Mudalrejo Kecamatan Loano
Dalam upaya menjaga lingkungan sekitar dan mengendalikan perubahan iklim, Program Kampung Iklim (Proklim) telah ditetapkan sebagai gerakan nasional yang berbasis masyarakat. Program ini bertujuan untuk membumikan isu global perubahan iklim menjadi aksi bersama di tingkat lokal.
Program Kampung Iklim (ProKlim) merupakan salah satu program berlingkup nasional yang dikembangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pihak dalam melaksanakan aksi lokal untuk meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi GRK.
Begitu juga di Kabupaten Purworejo, upaya ini diselenggarakan dengan mengadakan lomba ProKlim antar Desa/Kelurahan, untuk mendorong partisipasi dan kesadaran masyarakat, guna mewujudkan lingkungan yang siap dengan berbagai macam dampak perubahan iklim. Dusun Pacalan RW 05 Desa Mudalrejo ditunjuk guna mewakili Kecamatan Loano pada Lomba ProKlim (Kampung Cantik) Kabupaten Purworejo Tahun 2024.
“ProKlim dapat dikembangkan dan dilaksanakan pada wilayah minimal setingkat Dusun/Dukuh/RW dan maksimal setingkat Desa/Kelurahan atau yang dipersamakan dengan itu,”demikian disampaikan Nenny Isnugrahaeny Prasetyowati, S.Hut. saat menyampaikan sambutan mewakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo dalam Evaluasi ProKlim (Lomba Kampung Cantik) di Desa Mudalrejo, Rabu (8/5/2024).
Melalui kegiatan ProKlim ini, pemerintah memberikan apresiasi terhadap masyarakat di suatu lokasi yang telah melakukan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan.
Pada kesempatan sebelumnya, Kepala Desa Mudalrejo Fuad Noor Muhammad menyampaikan selamat datang pada Tim Evaluasi ProKlim Kabupaten Purworejo dan berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melestarikan dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai kebutuhan bersama.
Kegiatan yang dihadiri Camat Loano beserta Forkopincam, perangkat Desa, unsur Lembaga Kemasyarakatan Desa dari RT/RW serta tokoh masyarakat berjalan dinamis mengingat peran serta warga yang antusias dalam pelaksanaan lomba. Camat Loano Kusairi, AP. MM. menyatakan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas partisipasi dan peran serta aktif Pemerintah Desa yang didukung seluruh lembaga dan masyarakat khususnya Dusun Pacalan RW 05 Desa Mudalrejo dalam mempersiapkan dan kehadirannya dalam kegiatan lomba kampung cantik.
Pada sesi penilaian, kegiatan dilakukan dengan peninjauan ke beberapa obyek yaitu Bank Sampah Mudal Asri; Praktek TTG berupa penyetekan/okulasi bibit kelengkeng; Rumah Sehat; lingkungan RT 1, 2, dan 3 RW 5 Dusun Pacalan serta melihat secara langsung kegiatan warga masyarakat yang bermata pencaharian sbagai pembibit tanaman buah-buahan.


.png)
