_12.png)

- SEMARAK HUT KE-80 RI, KECAMATAN LOANO GELAR LOMBA MEWARNAI ANAK USIA DINI
- CAMAT LOANO HADIRI PENGAJIAN AKBAR MERTI DESA TRIDADI DAN PERINGATAN HUT KE-80 RI
- KASI PEMERINTAHAN UMUM DAN TRANTIBUM KECAMATAN LOANO HADIRI RAPAT KOMINDA KABUPATEN PURWOREJO
- UPACARA PENURUNAN BENDERA MERAH PUTIH PERINGATAN HUT KE-80 RI KECAMATAN LOANO TAHUN 2025
- UPACARA PERINGATAN HUT KE-80 REPUBLIK INDONESIA TINGKAT KECAMATAN LOANO TAHUN 2025
- MALAM TASYAKURAN HUT KE-80 REPUBLIK INDONESIA KECAMATAN LOANO BERLANGSUNG KHIDMAT
- ZIARAH MAKAM PEJUANG DAN LELUHUR KECAMATAN LOANO TAHUN 2025 DALAM PERINGATAN HUT KE 80 REPUBLIK INDONESIA
- PENGUKUHAN PASUKAN PENGIBAR BENDERA (PASKIBRA) KECAMATAN LOANO TAHUN 2025
- SEMARAK UPACARA HUT KE-64 PRAMUKA KWARTIR RANTING LOANO
- RENUNGAN ULANG JANJI DAN SARASEHAN KWARTIR RANTING LOANO MERIAHKAN HUT PRAMUKA KE-64
ZIARAH KE MAKAM PARA LELUHUR DAN ALMARHUM PERANGKAT DESA SUDAH MENJADI TRADISI DALAM SETIAP EVENT MERTI DESA
Pemerintah Desa Kebon Gunung Ziarah ke Makam Para Sesepuh

Loano Go News — Pemerintah Desa Kebon Gunung, Kecamatan Loano melakukan ziarah ke makam para sesepuh atau pepunden serta perangkat desa yang yang telah meninggal dunia, tradisi ini dilakukan dalam rangka menjelang puncak nerti desa.
Ziarah dipimpin langsung oleh Kepala Kebon Gunung Fatah Kusuma Handogo, dalam kegiatan ini makam pepunden yang ada di 5 dusun di Kebon Gunung didatangi semua oleh para perangkat dan tokoh masyarakat, pada Kamis (20/8/24) pagi.
Ziarah diawali dari Makam Krajan – Makam Kebon gunung – Makam Diponayan, Makam Sembuh dan terkahir Makam Ngaglik. Bahkan Kepala MTS N 3 Purworejo, guru dan siswa turut serta saat ziarah di makam Diponayan, karena sekolah tersebut berada di Dusun Diponayan.
Sedangkan ziarah di Makam Dusun Sembuh, Imam Tahlil dipimpin oleh Kiyai Alamin dan doa oleh Kiyai Mondirun yang dihadiri kadus, RT/RW serta puluhan warga dusun setempat.
Kades yang biasa dipanggil Atta ini, mengungkapkan tradisi ziarah ke makam para leluhur dan almarhum perangkat desa sudah menjadi tradisi dalam setiap event merti desa. Tujuannya untuk mengirimkan doa kepada pada pendahulu yang telah berpulang.
“Selain itu kami juga mengirimkan doa untuk para perangkat desa yang telah meninggal dan berjasa mengabdikan tenaga waktu dan pikiran untuk masyakarat Kebon Gunung,” Kata Atta.
Puncak merti desa nanti ungkap Atta, akan digelar pada tanggal 27 Agustus ini. Pihak desa akan menggelar pengajian dengan menghadirkan pengasuh Ponpes API Tegalrejo KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf).
“Tahun ini kita hanya menggelar pengajian, untuk wayangan akan kita adakan tahun depan. Karena memang wayangan diadakan dua tahun sekali, kebetulan di tahun ini hanya pengajian saja baru tahun depan ada wayangan,” pungkas Atta.