▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - KASI PEMERINTAHAN DESA KECAMATAN LOANO HADIRI PENETAPAN CALON PERANGKAT DESA MARON
- INSPEKTORAT PURWOREJO MATANGKAN PERSIAPAN EVALUASI SAKIP TAHUN 2026
- INSPEKTORAT PURWOREJO MATANGKAN PERSIAPAN EVALUASI SAKIP TAHUN 2026
- CAMAT LOANO BUKA LOMBA CERDAS CERMAT TINGKAT SD DALAM RANGKA HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN LOANO MONITORING MUSDES RKPDES DAN APBDES PERUBAHAN 2026 DESA MUDALREJO
- CAMAT LOANO DORONG KOLABORASI LINTAS KECAMATAN UNTUK HASILKAN PROGRAM YANG BERMANFAAT
- PENGUATAN LAYANAN ADMINDUK MELALUI FORUM KONSULTASI PUBLIK DAN SOFT LAUNCHING KIOS ADMINDUK
- HIGH LEVEL MEETING TPID, TPAKD, DAN TP2DD KABUPATEN PURWOREJO, PERKUAT SINERGI JAGA INFLASI DAN PERCEPAT DIGITALISASI EKONOMI DAERAH
- CAMAT LOANO HADIRI RAKOR PERSIAPAN PERINGATAN HUT KE-81 KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2026
- RAPAT PEMBENTUKAN TIM PELAKSANA PENGANGKATAN PERANGKAT DESA MARON DIGELAR
CAMAT LOANO DORONG KOLABORASI LINTAS KECAMATAN UNTUK HASILKAN PROGRAM YANG BERMANFAAT
Keterangan Gambar : Silaturahmi dan Koordinasi MUI Kabupaten Purworejo eks Kawedanan Loano bertempat di Gedung MWC NU Loano.
Loano Go News – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Purworejo menggelar Silaturahmi dan Koordinasi MUI Kabupaten Purworejo eks Kawedanan Loano yang meliputi Kecamatan Loano, Gebang, dan Bener, Selasa (11/8/2026), bertempat di Gedung MWC NU Loano.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua MUI Kabupaten Purworejo beserta jajaran pengurus, Forkopimcam Loano, serta Ketua dan Pengurus MUI Kecamatan se-eks Kawedanan Loano.
Dalam sambutannya, Camat Loano Vivin Suryandari Feriyani, S.STP., MM. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, forum ini menjadi momentum untuk kembali mempererat silaturahmi sekaligus membangun kolaborasi antarkecamatan di wilayah eks Kawedanan Loano.
“Momentum hari ini menginspirasi kami untuk dapat mengembangkan kegiatan pemerintahan se-eks Kawedanan Loano dengan mengedepankan kolaborasi, sehingga dapat menghasilkan output dan program yang lebih bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Terkait materi yang disampaikan, khususnya mengenai sertifikasi halal dan program kerja MUI Kabupaten Purworejo, Vivin menekankan pentingnya mendorong para pelaku usaha untuk memperhatikan aspek kehalalan produk secara menyeluruh.
Menurutnya, sertifikasi halal tidak hanya berkaitan dengan produk akhir, tetapi juga mencakup bahan-bahan yang digunakan dalam proses produksi, terutama bahan yang berasal dari hewan.
“Kita perlu terus mendorong para pelaku usaha agar memperhatikan kehalalan produknya, tidak hanya dari produk akhirnya, tetapi juga dari bahan yang digunakan, terutama bahan yang bersifat hewani,” jelasnya.
Lebih lanjut, Vivin berharap kolaborasi antarwilayah eks Kawedanan Loano tidak berhenti pada kegiatan kali ini. Forum serupa, menurutnya, dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan dan program yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kegiatan kolaborasi se-eks Kawedanan Loano ini tentunya tidak hanya dilaksanakan kali ini saja, tetapi dapat terus dilaksanakan ke depan dengan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.


.png)
