▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - CAMAT LOANO PIMPIN APEL PERDANA PASCA IDUL FITRI 1447 H DAN SOSIALISASI ANTIGRATIFIKASI
- CAMAT LOANO BERSAMA KEPALA DESA JALIN SILATURAHMI KE KEDIAMAN CAMAT PURWOREJO
- CAMAT LOANO TERIMA KUNJUNGAN SILATURAHMI DAN HALAL BIHALAL FORUM KOMUNITAS DISABILITAS DAN PKH
- CAMAT LOANO PIMPIN KERJA BAKTI BERSIHKAN LINGKUNGAN KANTOR KECAMATAN
- MUSRENBANG RKPD 2027 KABUPATEN PURWOREJO, WUJUDKAN PERENCANAAN PARTISIPATIF DAN BERKELANJUTAN
- SOSIALISASI PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS RISIKO DI KECAMATAN LOANO TINGKATKAN PEMAHAMAN PELAKU UMKM
- HALAL BIHALAL KELUARGA BESAR KECAMATAN LOANO 1447 H / 2026 M, PERKUAT KEBERSAMAAN DAN SINERGI LINTAS SEKTOR
- KASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KECAMATAN LOANO HADIRI SOSIALISASI KMK TENTANG PENGHARGAAN KABUPATEN/KOTA BEBAS PASUNG
- CAMAT LOANO PIMPIN RAPAT KOORDINASI BERSAMA PENDAMPING DESA DAN PENDAMPING LOKAL DESA
- KECAMATAN LOANO GELAR STAFF MEETING BAHAS RENCANA KERJA AKHIR MARET DAN SOSIALISASI PENCEGAHAN GRATIFIKASI
PELATIHAN PENGURUS KOPERASI DESA MERAH PUTIH WILAYAH BARAT KECAMATAN LOANO

Keterangan Gambar : Pelatihan Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Wilayah Barat Kecamatan Loano
Loano Go News - Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi desa sebagai pilar ekonomi kerakyatan, Kasi Pemerintahan Umum dan Trantibum Kecamatan Loano, Nuryanto, S.Ag., menghadiri kegiatan Pelatihan bagi Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Kecamatan Loano Wilayah Barat yang meliputi 11 desa, bertempat di Aula KPRI Loano, Rabu (24/9/2025).
Pelatihan ini menghadirkan narasumber utama Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan Kabupaten Purworejo, Nurhadi Trionggo, SH., MAP. Dalam materinya, beliau menekankan pentingnya koperasi desa sebagai wadah kebersamaan dalam membangun perekonomian berbasis anggota.
Nurhadi menjelaskan bahwa koperasi harus mampu bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang profesional, transparan, dan akuntabel, agar mampu bersaing dengan dunia usaha lainnya. “Kunci keberhasilan koperasi terletak pada komitmen pengurus dalam memberikan pelayanan terbaik, mengelola aset dengan baik, serta menjadikan koperasi sebagai rumah bersama bagi seluruh anggota,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Purworejo akan terus memberikan dukungan pembinaan serta penguatan kapasitas kelembagaan koperasi. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kasi Pemerintahan Umum dan Trantibum Kecamatan Loano, Nuryanto, S.Ag., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya pelatihan ini. Ia berharap seluruh pengurus koperasi Desa Merah Putih di wilayah barat Kecamatan Loano dapat menerapkan ilmu yang diperoleh guna meningkatkan kinerja koperasi. “Koperasi adalah ujung tombak ekonomi desa. Jika koperasi sehat dan dikelola dengan baik, maka kesejahteraan masyarakat desa akan meningkat,” tegasnya.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan koperasi desa tidak hanya sekadar menjadi wadah simpan pinjam, melainkan mampu berkembang menjadi lembaga yang produktif, kreatif, serta berdaya saing, guna mendukung peningkatan ekonomi masyarakat di Kecamatan Loano.


