▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - CAMAT LOANO PIMPIN APEL PERDANA PASCA IDUL FITRI 1447 H DAN SOSIALISASI ANTIGRATIFIKASI
- CAMAT LOANO BERSAMA KEPALA DESA JALIN SILATURAHMI KE KEDIAMAN CAMAT PURWOREJO
- CAMAT LOANO TERIMA KUNJUNGAN SILATURAHMI DAN HALAL BIHALAL FORUM KOMUNITAS DISABILITAS DAN PKH
- CAMAT LOANO PIMPIN KERJA BAKTI BERSIHKAN LINGKUNGAN KANTOR KECAMATAN
- MUSRENBANG RKPD 2027 KABUPATEN PURWOREJO, WUJUDKAN PERENCANAAN PARTISIPATIF DAN BERKELANJUTAN
- SOSIALISASI PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS RISIKO DI KECAMATAN LOANO TINGKATKAN PEMAHAMAN PELAKU UMKM
- HALAL BIHALAL KELUARGA BESAR KECAMATAN LOANO 1447 H / 2026 M, PERKUAT KEBERSAMAAN DAN SINERGI LINTAS SEKTOR
- KASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KECAMATAN LOANO HADIRI SOSIALISASI KMK TENTANG PENGHARGAAN KABUPATEN/KOTA BEBAS PASUNG
- CAMAT LOANO PIMPIN RAPAT KOORDINASI BERSAMA PENDAMPING DESA DAN PENDAMPING LOKAL DESA
- KECAMATAN LOANO GELAR STAFF MEETING BAHAS RENCANA KERJA AKHIR MARET DAN SOSIALISASI PENCEGAHAN GRATIFIKASI
PENGUATAN KAPASITAS KELEMBAGAAN PENGELOLA IRIGASI (P3A/GP3A) DI DESA TEPANSARI

Keterangan Gambar : Penguatan Kapasitas Kelembagaan Pengelola Irigasi (P3A/GP3A) di Balai Desa Tepansari
Loano Go News - Kamis, 10 Juli 2025 – Bertempat di Balai Desa Tepansari, telah dilaksanakan kegiatan Penguatan Kapasitas Kelembagaan Pengelola Irigasi yang melibatkan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta kelembagaan petani dalam pengelolaan jaringan irigasi secara partisipatif, berkelanjutan, dan profesional.
Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain:
Anggota DPRD Kabupaten Purworejo Komisi II, H. Rujianto, S.Ag., M.M. dan Sigit Apriyanto, S.T.
-
Perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Purworejo, Bidang SDA
-
Perwakilan Forkopimcam Loano, termasuk Bhabinkamtibmas
-
PPL Pertanian Kecamatan Loano
-
Perwakilan Kecamatan Loano, Supanjang Hartanto, S.IP. – Kasi Pembangunan
-
Pengurus dan anggota P3A & GP3A Desa Tepansari
Materi yang disampaikan meliputi teknik pengelolaan jaringan irigasi berbasis masyarakat, strategi pemeliharaan saluran, serta peran P3A/GP3A dalam mendukung ketahanan pangan.
Dalam sambutannya, H. Rujianto, menegaskan bahwa penguatan kelembagaan petani harus menjadi perhatian bersama karena air adalah faktor utama dalam produktivitas pertanian. Senada dengan itu, Kasi Pembangunan Kecamatan Loano, Supanjang Hartanto, S.IP., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kegiatan ini memperkuat peran petani dalam tata kelola air yang efisien. Sinergi petani, pemerintah desa, dan instansi teknis mutlak diperlukan untuk mendukung sektor pertanian yang mandiri dan berkelanjutan,” ujar Supanjang.
Kegiatan berjalan interaktif dan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan irigasi di tingkat desa serta memperkuat kelembagaan petani dalam jangka panjang.


