▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - PISAH KENANG BAPAK AMAT NGADENAN, DEDIKASI 30 TAHUN MENGABDI UNTUK PEMERINTAH KABUPATEN PURWOREJO
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN LOANO MONITORING SETORAN PBB DAN KOORDINASI DATA HEWAN KURBAN DI DESA NGARGOSARI
- CAMAT LOANO HADIRI DAN DUKUNG TIM VOLI KECAMATAN LOANO DALAM PPDI CUP II TAHUN 2026
- DOA BERSAMA DAN PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN KDMP GUYANGAN, WUJUD KEBERSAMAAN DAN SEMANGAT MEMBANGUN DESA
- CAMAT LOANO HADIRI PELEPASAN SISWA MA PLUS RIYADUL MUTAALLIMIN SEDAYU ANGKATAN V
- DISNAKERTRANS PURWOREJO GELAR SOSIALISASI JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN DI KECAMATAN LOANO
- CAMAT LOANO HADIRI FGD OPTIMALISASI JAMSOSTEK BAGI KELEMBAGAAN DESA
- UPACARA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL (HARKITNAS) KE-118 TAHUN 2026 TINGKAT KECAMATAN LOANO
- DINPUSIP KABUPATEN PURWOREJO LAKSANAKAN PENDAMPINGAN PENGELOLAAN ARSIP DI KECAMATAN LOANO
- MURID SMAN 5 PURWOREJO IKUTI SOSIALISASI PENDIDIKAN POLITIK BAGI GENERASI MUDA
ALOKASI ANGGARAN RP. 20.250.000,00 UNTUK PENGGADAAN PMT DI PERUBAHAN APBDES DESA RIMUN TAHUN 2024 GUNA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING
Rembug Stunting Desa Rimun Tahun 2024

Keterangan Gambar : Kepala Seksi Pemerintahan Desa Jihad Abdani, S.Pd. menghadiri rembug stunting di Desa Rimun
Pada hari Jum’at, 26 Juli 2024 Pemerintah Desa Rimun Kecamatan Loano melaksanakan kegiatan Rembug Stunting Desa Tahun 2024 dalam rangka pelaksanaan percepatan pencegahan dan penanganan Stunting di Desa Rimun.
Dalam sambutannya membuka acara, Kepala Desa Rimun Ch. Budi Nugroho menyampaikan agar kedepannya Pemerintah Desa dan seluruh warga masyarakat sama-sama mengurangi stunting dengan memberikan makanan tambahan kepada ibu hamil dan bayi baru lahir dan balita, agar kedepannya memiliki generasi penerus yang sehat.
Hadir dalam rembug stunting Desa Rimun tim rembug stunting Kecamatan Loano yang dipimpin oleh Kasi Pemerintahan Desa Jihad Abdani, SPd. didampingi Kasi Pembangunan Supanjang Hartanto, Koordinator PPLKB, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta Pendampin Desa/Pendamping Lokal Desa Kecamatan Loano.
Jihad menyampaikan rembug stunting merupakan salah satu rangkaian musyawarah desa untuk penyusunan Perubahan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2024 ataupun RKPDesa 2025, juga menjadi amanat Pemerintah Pusat, Provinsi Jateng dan Kabupaten Purworejo terhadap Pemerintah Desa agar memprioritaskan penggunaan dana desa tahun 2024 untuk pencegahan dan penanganan stunting.
Permasalahan stunting menjadi prioritas pemerintah karena masalah ini mempengaruhi kualitas SDM yakni terhambatnya tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, program ini harus dilaksanakan secara konvergen atau jangkar, terpadu, terkoordinasi oleh berbagai lintas sektor.
Konseling gizi terpadu, penyediaan sanitasi dan air bersih, perlindungan sosial, dan layanan PAUD yang berkualitas. Lima layanan dasar tersebut dapat dijadikan kegiatan dalam pencegahan dan penanganan stunting.
Dalam rembug stunting beberapa program yang diusulkan antara lain penambahan frekuensi Pemberian Makanan Tambahan (PMT), penambahan fasilitas untuk Posyandu, penyediaan air bersih, jambanisasi, dan lain sebagainya.
Adapun di Desa Rimun terdapat Baduta stunting sebanyak 7 anak dan Ibu Hamil KEK sebanyak 2 orang. Untuk penanganan Baduta dan Ibu hamil KEK tersebut, forum rembug stunting mengusulkan adanya pemberian makanan tambahan (PMT) dan disepakati dialokasikannya anggaran sejumlah Rp. 20.250.000,00 untuk penggadaan PMT di Perubahan APBDesa Tahun 2024 ini.
Melalui rembug stunting, Desa Rimun menunjukkan komitmen yang kuat dalam menghadapi masalah stunting dan mencari solusi yang berkelanjutan. Dengan melibatkan berbagai pihak terkait, diharapkan Perubahan RKPDes tahun 2024 akan mengimplementasikan langkah-langkah strategis yang efektif dalam pencegahan dan penanggulangan stunting di Desa Rimun.



.png)