_12.png)

- SEMARAK HUT KE-80 RI, KECAMATAN LOANO GELAR LOMBA MEWARNAI ANAK USIA DINI
- CAMAT LOANO HADIRI PENGAJIAN AKBAR MERTI DESA TRIDADI DAN PERINGATAN HUT KE-80 RI
- KASI PEMERINTAHAN UMUM DAN TRANTIBUM KECAMATAN LOANO HADIRI RAPAT KOMINDA KABUPATEN PURWOREJO
- UPACARA PENURUNAN BENDERA MERAH PUTIH PERINGATAN HUT KE-80 RI KECAMATAN LOANO TAHUN 2025
- UPACARA PERINGATAN HUT KE-80 REPUBLIK INDONESIA TINGKAT KECAMATAN LOANO TAHUN 2025
- MALAM TASYAKURAN HUT KE-80 REPUBLIK INDONESIA KECAMATAN LOANO BERLANGSUNG KHIDMAT
- ZIARAH MAKAM PEJUANG DAN LELUHUR KECAMATAN LOANO TAHUN 2025 DALAM PERINGATAN HUT KE 80 REPUBLIK INDONESIA
- PENGUKUHAN PASUKAN PENGIBAR BENDERA (PASKIBRA) KECAMATAN LOANO TAHUN 2025
- SEMARAK UPACARA HUT KE-64 PRAMUKA KWARTIR RANTING LOANO
- RENUNGAN ULANG JANJI DAN SARASEHAN KWARTIR RANTING LOANO MERIAHKAN HUT PRAMUKA KE-64
ALOKASI ANGGARAN RP. 25.830.000,00 UNTUK PENGGADAAN PMT DI PERUBAHAN APBDES DESA SEDAYU TAHUN 2024 GUNA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING
Rembuk Stunting Desa Sedayu Tahun 2024

Keterangan Gambar : Kepala Desa Sedayu Ahmad Said, S.Pd. membuka rembug stunting di Desa Sedayu
Dalam upaya memperkuat komitmen pencegahan dan penanganan stunting pada hari Rabu (24/7/24) Pemerintah Desa Sedayu menggelar rembug stunting. Kepala Desa Sedayu Ahmad Said, SPd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa di Desa Sedayu angka anak stunting cukup tinggi oleh karenanya ia berharap semua masyarakat yang mempunyai anak Balita bisa dibawa ke Posyandu terdekat di Desa Sedayu.
Hadir dalam rembug stunting Desa Sedayu Tim rembug stunting Kecamatan Loano yang dipimpin oleh Kasi Pemerintahan Desa Jihad Abdani, SPd. didampingi Kasi Pembangunan Supanjang Hartanto, Koordinator PPLKB, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta Pendampin Desa/Pendamping Lokal Desa Kecamatan Loano.
Dalam arahannya Jihad menyampaikan rembug stunting merupakan salah satu rangkaian musyawarah desa untuk penyusunan Perubahan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2024 ataupun RKPDesa 2025, juga menjadi amanat Pemerintah Pusat, Provinsi Jateng dan Kabupaten Purworejo terhadap Pemerintah Desa agar memprioritaskan penggunaan dana desa tahun 2024 untuk pencegahan dan penanganan stunting.
Disampaikan pula bahwa pada tahun 2024 ini Desa Sedayu menjadi Desa Lokus Stunting di Kecamatan Loano.
Permasalahan stunting menjadi prioritas pemerintah karena masalah ini mempengaruhi kualitas SDM yakni terhambatnya tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, program ini harus dilaksanakan secara konvergen atau jangkar, terpadu, terkoordinasi oleh berbagai lintas sektor.
Konseling gizi terpadu, penyediaan sanitasi dan air bersih, perlindungan sosial, dan layanan PAUD yang berkualitas. Lima layanan dasar tersebut dapat dijadikan kegiatan dalam pencegahan dan penanganan stunting.
Dalam rembug stunting beberapa program yang diusulkan antara lain penambahan frekuensi Pemberian Makanan Tambahan (PMT), penambahan fasilitas untuk Posyandu, penyediaan air bersih, jambanisasi, dan lain sebagainya.
Adapun di Desa Sedayu terdapat Baduta stunting sebanyak 7 anak dan Balita stunting 7 anak serta Ibu Hamil KEK sebanyak 2 orang. Untuk penanganan Baduta dan Balita stunting tersebut, forum rembug stunting mengusulkan adanya pemberian makanan tambahan (PMT) bagi anak-anak stunting, dan disepakati dialokasikannya anggaran sejumlah Rp. 25.830.000,00 untuk penggadaan PMT di Perubahan APBDesa Tahun 2024 ini.
Melalui rembug stunting, Desa Sedayu menunjukkan komitmen yang kuat dalam menghadapi masalah stunting dan mencari solusi yang berkelanjutan. Dengan melibatkan berbagai pihak terkait, diharapkan Perubahan RKPDes tahun 2024 akan mengimplementasikan langkah-langkah strategis yang efektif dalam pencegahan dan penanggulangan stunting di Desa Sedayu.