▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - PISAH KENANG BAPAK AMAT NGADENAN, DEDIKASI 30 TAHUN MENGABDI UNTUK PEMERINTAH KABUPATEN PURWOREJO
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN LOANO MONITORING SETORAN PBB DAN KOORDINASI DATA HEWAN KURBAN DI DESA NGARGOSARI
- CAMAT LOANO HADIRI DAN DUKUNG TIM VOLI KECAMATAN LOANO DALAM PPDI CUP II TAHUN 2026
- DOA BERSAMA DAN PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN KDMP GUYANGAN, WUJUD KEBERSAMAAN DAN SEMANGAT MEMBANGUN DESA
- CAMAT LOANO HADIRI PELEPASAN SISWA MA PLUS RIYADUL MUTAALLIMIN SEDAYU ANGKATAN V
- DISNAKERTRANS PURWOREJO GELAR SOSIALISASI JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN DI KECAMATAN LOANO
- CAMAT LOANO HADIRI FGD OPTIMALISASI JAMSOSTEK BAGI KELEMBAGAAN DESA
- UPACARA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL (HARKITNAS) KE-118 TAHUN 2026 TINGKAT KECAMATAN LOANO
- DINPUSIP KABUPATEN PURWOREJO LAKSANAKAN PENDAMPINGAN PENGELOLAAN ARSIP DI KECAMATAN LOANO
- MURID SMAN 5 PURWOREJO IKUTI SOSIALISASI PENDIDIKAN POLITIK BAGI GENERASI MUDA
BAZAR ROTI DAN KUE TUTUP PELATIHAN PEMBUATAN ROTI DAN KUE DI DESA GUYANGAN
Penutupan Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi Ketrampilan Kejuruan Pembuatan Roti dan Kue di Desa Guyangan

Keterangan Gambar : Camat Loano menghadiri penutupan Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi Ketrampilan Kejuruan Pembuatan Roti dan Kue di Desa Guyangan
Kepala Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo yang diwakili Sekretaris Dinas Sri Lestariningsih, S.H, M.M. menutup secara resmi Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi Ketrampilan Kejuruan Pembuatan Roti dan Kue di Desa Guyangan, Senin (13/05/24). Pelatihan pembuatan roti dan kue yang diikuti oleh 16 ibu-ibu anggota Fatayat NU Ranting Guyangan dilaksanakan selama 10 hari kerja atau setara dengan 100 JP, dan dibiayai oleh dana APBD tahun 2024.
Dalam kesempatan tersebut Sri Lestariningsih menjelaskan, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai upaya strategis untuk membekali tenaga kerja dalam penguasaan ketrampilan, sehingga dapat digunakan untuk mencari nafkah melalui bekerja di industri atau perusahaan, atau membuka usaha sendiri sebagai wira usaha mandiri.
“Saya berharap, para peserta yang sudah lulus ini tidak hanya berprofesi sebagai pekerja saja namun saya berharap dapat menjadi wiraswasta. Jika ingin menjadi pekerja, saya berharap nantinya lowongan kerja di Purworejo ini dapat didominasi oleh putra putri terbaik Purworejo,” harapnya.
Sebelumnya Kepala UPT BLK Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo dalam laporannya menjelaskan, para peserta pelatihan sejumlah 16 ibu-ibu dari anggota Fatayat NU Tanting Guyangan yang diharapkan setelah pelatihan skil dan kompetensinya dapat bersaing di pasar kerja, sehingga seluruhnya dapat menjalankan usaha dan akan mengurangi angka pengangguran yang ada di Kabupaten Purworejo.
“Hari ini sekitar 16 siswa yang mengikuti pelatihan, setelah menjalani ujian dinyatakan 100 persen lulus,”ucapnya.
Camat Loano, Kusairi, AP. MM., dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar ibu-ibu Fatayat NU Ranting Guyangan dapat memanfaatkan ilmu yang telah mereka dapatkan untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan masyarakat desa.
“Saya berharap setelah selesai pelatihan ini, ibu-ibu dapat membentuk kelompok usaha dan menerima pesanan roti atau kue untuk lingkungan pemerintahan maupun sekolah-sekolah di Desa Guyangan,”ujarnya.
Camat Loano juga mendorong Kepala Desa Guyangan untuk mendukung usaha ibu-ibu Fatayat Ranting Guyangan melalui BUMDes.
Di akhir pelatihan, para peserta berkesempatan untuk memamerkan hasil karya mereka dalam sebuah bazar. Berbagai macam roti dan kue yang lezat dan menarik ditawarkan kepada para pengunjung.
Pelatihan ini merupakan salah satu upaya pemerintah Desa Guyangan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan memiliki keterampilan baru, diharapkan ibu-ibu Fatayat Ranting Guyangan dapat meningkatkan pendapatan mereka dan membantu ekonomi keluarga.



.png)