▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - KASI PEMERINTAHAN DESA KECAMATAN LOANO HADIRI PENETAPAN CALON PERANGKAT DESA MARON
- INSPEKTORAT PURWOREJO MATANGKAN PERSIAPAN EVALUASI SAKIP TAHUN 2026
- INSPEKTORAT PURWOREJO MATANGKAN PERSIAPAN EVALUASI SAKIP TAHUN 2026
- CAMAT LOANO BUKA LOMBA CERDAS CERMAT TINGKAT SD DALAM RANGKA HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN LOANO MONITORING MUSDES RKPDES DAN APBDES PERUBAHAN 2026 DESA MUDALREJO
- CAMAT LOANO DORONG KOLABORASI LINTAS KECAMATAN UNTUK HASILKAN PROGRAM YANG BERMANFAAT
- PENGUATAN LAYANAN ADMINDUK MELALUI FORUM KONSULTASI PUBLIK DAN SOFT LAUNCHING KIOS ADMINDUK
- HIGH LEVEL MEETING TPID, TPAKD, DAN TP2DD KABUPATEN PURWOREJO, PERKUAT SINERGI JAGA INFLASI DAN PERCEPAT DIGITALISASI EKONOMI DAERAH
- CAMAT LOANO HADIRI RAKOR PERSIAPAN PERINGATAN HUT KE-81 KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2026
- RAPAT PEMBENTUKAN TIM PELAKSANA PENGANGKATAN PERANGKAT DESA MARON DIGELAR
BPD DAN PEMERINTAH DESA DAPAT MENJALIN HUBUNGAN DAN KOMUNIKASI YANG BAIK DAN HARMONIS
Pengukuhan dan Penyerahan Keputusan Bupati Purworejo tentang Perpanjangan Masa Keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa di Kecamatan Loano

Keterangan Gambar : Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, SH. berfoto bersama Camat Loano dan Kepala Desa se Kecamatan Loano
Bertempat di Aula Kecamatan Loano pada hari Sabtu (20/07/24) Camat Loano Kusairi, AP. MM. mengukuhkan perpanjangan masa keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa se-Kecamatan Loano sebagai bentuk pelaksanaan atas penetapan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.
Pada kesempatan itu, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, S.H. berkenan menyerahkan SK Bupati tentang Perpanjangan Masa Keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kecamatan Loano.
Dalam sambutannya Bupati menjelaskan bahwa dengan ditetapkannya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, berarti secara resmi masa keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menjadi 8 tahun.
”Untuk itu, saya sampaikan selamat kepada seluruh anggota BPD yang telah dikukuhkan, teriring harapan agar dapat berperan aktif dan menjalin sinergitas yang baik dengan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan di Desa,” ungkapnya.
Bupati berharap, dengan adanya perpanjangan masa keanggotaan ini, jalannya pemerintahan Desa akan semakin baik dan pembangunan Desa semakin lancar. Ia juga juga berharap, antara BPD dan Pemerintah Desa dapat menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dan harmonis. Sehingga BPD dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai aturan yang berlaku.
Berkaitan dengan aspirasi BPD yang disampaikan beberapa waktu lalu, Bupati mengaku dapat memahami kegundahan para anggota BPD. Dirinya dapat memahami dan akan memperhatikan terwujudnya tunjangan BPD yang layak.
”Namun mengingat bahwa Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tersebut masih akan ditindaklanjuti dengan Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri, maka secara normatif penerbitan peraturan di daerah perlu menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri tersebut,” katanya.
Guna mendukung hal tersebut, Bupati mengimbau agar Pemerintah Desa senantiasa berinovasi dalam menggali potensi desa untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa, tetapi tetap dalam bingkai peraturan perundang-undangan.
”Guna kelancaran stabilitas jalannya pemerintah desa, saya nyuwun agar seluruh anggota BPD tetap melaksanakan tugas sebagaimana mestinya, dan tetap berpartisipasi aktif bersama pemerintah desa, dalam penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan di desa. Utamanya sebagai tindak lanjut perpanjangan masa jabatan ini, seperti penyusunan RPJM Desa dan RKP Desa,” pesannya.


.png)
