▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - CAMAT LOANO DAMPINGI ANGGOTA DPRD PROVINSI JAWA TENGAH GELAR RESES DI DESA TRIDADI
- MUSYAWARAH DESA KALISEMO TETAPKAN PERDES LAPORAN REALISASI APBDES 2025 DAN SOSIALISASIKAN APBDES 2026
- SEKRETARIS KECAMATAN LOANO HADIRI RAPAT PARIPURNA DPRD KABUPATEN PURWOREJO DALAM RANGKA PENGUCAPAN SUMPAH WAKIL KETUA DPRD KABUPATEN PURWOREJO
- SEKRETARIS KECAMATAN LOANO IKUTI DESK LKJIP TAHUN 2025 KABUPATEN PURWOREJO
- LOKAKARYA MINI TRIWULAN I TAHUN 2026 PUSKESMAS LOANO, PERKUAT SINERGI LINTAS SEKTOR
- CAMAT LOANO MONITORING TES SELEKSI PENGISIAN PERANGKAT DESA TRIREJO
- CAMAT LOANO DAMPINGI TIM PENGENDALIAN DAN INTENSIFIKASI PBB KABUPATEN PURWOREJO DI DESA LOANO
- SEKRETARIS KECAMATAN LOANO HADIRI FORUM PERANGKAT DAERAH (FPD) DPMPTSP KABUPATEN PURWOREJO
- KASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KECAMATAN LOANO HADIRI SOSIALISASI DRPPA MENUJU KABUPATEN PURWOREJO LAYAK ANAK
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN LOANO DAMPINGI TIM PENGENDALIAN DAN INTENSIFIKASI PBB KABUPATEN PURWOREJO
Bupati Salurkan Bansos di Kecamatan Loano

Keterangan Gambar : Bupati didampingi Camat Loano dan Kepala Dinas Terkait Berfoto Bersama dengan Penerima Bantuan
Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH didampingi Kabag Prokopim Anas Naryadi SH MM, Kepala Dinsosdaldukkb Ahmad Zanudin SIP MM dan Ketua Baznas Purworejo KH Achmad Hamid AK SPd I melaksanakan Pentasarufan Baznas Untuk Percepatan Penurunan Kemiskinan di Kabupaten Purworejo. Kegiatan itu dilakukan di Kecamatan Loano Rabu (19/06/2024). Pada kesempatan ini Bupati menyerahkan bantuan Baznas secara simbolis, Rp 101 juta di Kecamatan Loano.
Dalam sambutannya di Kecamatan Loano Bupati menyampaikan hal yang sama yakni, persoalan yang sedang dihadapi Kabupaten Purworejo adalah masih tingginya angka kemiskinan. Ia mengatakan Pemerintah Daerah terus berupaya menurunkan angka kemiskinan tersebut dengan melakukan berbagai upaya.
"Di Kabupaten Purworejo, pada kurun waktu tiga tahun angka kemiskinan terus mengalami penurunan. Pada tahun 2021, jumlahnya mencapai 88 ribu jiwa, kemudian di tahun 2022 turun menjadi 82 ribu jiwa, dan di tahun 2023 turun lagi menjadi 81 ribu jiwa," jelasnya.
Lebih lanjut Bupati mengucapkan terimakasih kepada Baznas Purworejo yang terus bekerjasama. Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah tidak bisa berjalan sendiri dalam upaya pengentasan kemiskinan. Sehingga berupaya mencari alternatif pembiayaan, seperti menembus ke pemerintah pusat, mencari CSR dari BUMN/BUMD maupun perusahaan swasta termasuk dengan Baznas.
"Kita akan terus bekerjasama dengan Baznas, mengoptimalkan pengumpulan zakat, infaq dan shodaqoh, yang sebenarnya masih memiliki potensi sangat besar. Hal ini akan menambah warga masyarakat yang dapat dibantu," pungkasnya.
Sumber: Prokopim


