▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - CAMAT LOANO HADIRI PELANTIKAN PENGURUS POLOSORO MASA BAKTI 2026–2030
- RESEPSI DAN PENTAS SENI TUTUP RANGKAIAN HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI TINGKAT KECAMATAN LOANO
- PENTAS SENI PENCAK SILAT TRADISIONAL MERIAHKAN HUT KE-81 RI DI DUSUN SRETE KALIGLAGAH
- SEMARAK HUT KE-81 RI, KECAMATAN LOANO GELAR JALAN SEHAT DAN SENAM BERSAMA
- PEMBAHASAN RAPERDA PILKADES PURWOREJO MASIH BERLANJUT, CAMAT LOANO HADIRI RAPAT PANSUS 10
- CAMAT LOANO HADIRI PERTEMUAN KTNA, DORONG PENGUATAN PENGETAHUAN PETANI DAN PENGEMBANGAN POTENSI PERTANIAN
- CAMAT LOANO IKUTI RAPAT PANSUS 9 PEMBAHASAN RAPERDA PEMERINTAHAN DESA
- ASISTEN PEMERINTAHAN DAN KESRA SETDA PURWOREJO TINJAU PEMBANGUNAN SEKARAN HILLS SEDAYU
- CAMAT LOANO HADIRI SERAH TERIMA JABATAN KEPALA KUA KECAMATAN LOANO
- BUPATI PURWOREJO RESMIKAN DAN AMBIL SUMPAH JANJI ANGGOTA BPD MASA KEANGGOTAAN 2026–2034 KECAMATAN LOANO
KASI PEMBANGUNAN HADIRI PELATIHAN BUDIDAYA TANAMAN TEMBAKAU DI DESA TEPANSARI

Keterangan Gambar : Pelatihan Budidaya Tanaman Tembakau di Desa Tepansari
Loano Go News - Dalam rangka meningkatkan kapasitas petani dalam pengelolaan komoditas unggulan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Pelatihan Budidaya Tanaman Tembakau bagi Kelompok Tani Karya Tani II di Desa Tepansari, Kecamatan Loano. Selasa tanggal 5 Agustus 2025.
Kegiatan ini turut didukung oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Loano sebagai bentuk pendampingan langsung kepada petani.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi Pembangunan Kecamatan Loano, Supanjang Hartanto, S.IP., yang menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya pelatihan ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan teknik budidaya agar hasil pertanian, khususnya tembakau, memiliki daya saing serta nilai jual yang lebih baik.
Pelatihan ini diikuti dengan antusias oleh para petani setempat yang berharap mendapatkan pengetahuan praktis terkait teknik budidaya, pengendalian hama penyakit, hingga pasca panen tembakau yang efektif dan berkelanjutan.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para petani semakin mandiri, produktif, dan mampu mengembangkan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi desa.


.png)
