▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - PISAH KENANG BAPAK AMAT NGADENAN, DEDIKASI 30 TAHUN MENGABDI UNTUK PEMERINTAH KABUPATEN PURWOREJO
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN LOANO MONITORING SETORAN PBB DAN KOORDINASI DATA HEWAN KURBAN DI DESA NGARGOSARI
- CAMAT LOANO HADIRI DAN DUKUNG TIM VOLI KECAMATAN LOANO DALAM PPDI CUP II TAHUN 2026
- DOA BERSAMA DAN PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN KDMP GUYANGAN, WUJUD KEBERSAMAAN DAN SEMANGAT MEMBANGUN DESA
- CAMAT LOANO HADIRI PELEPASAN SISWA MA PLUS RIYADUL MUTAALLIMIN SEDAYU ANGKATAN V
- DISNAKERTRANS PURWOREJO GELAR SOSIALISASI JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN DI KECAMATAN LOANO
- CAMAT LOANO HADIRI FGD OPTIMALISASI JAMSOSTEK BAGI KELEMBAGAAN DESA
- UPACARA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL (HARKITNAS) KE-118 TAHUN 2026 TINGKAT KECAMATAN LOANO
- DINPUSIP KABUPATEN PURWOREJO LAKSANAKAN PENDAMPINGAN PENGELOLAAN ARSIP DI KECAMATAN LOANO
- MURID SMAN 5 PURWOREJO IKUTI SOSIALISASI PENDIDIKAN POLITIK BAGI GENERASI MUDA
KASI PEMBANGUNAN HADIRI PELATIHAN BUDIDAYA TANAMAN TEMBAKAU DI DESA TEPANSARI

Keterangan Gambar : Pelatihan Budidaya Tanaman Tembakau di Desa Tepansari
Loano Go News - Dalam rangka meningkatkan kapasitas petani dalam pengelolaan komoditas unggulan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Pelatihan Budidaya Tanaman Tembakau bagi Kelompok Tani Karya Tani II di Desa Tepansari, Kecamatan Loano. Selasa tanggal 5 Agustus 2025.
Kegiatan ini turut didukung oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Loano sebagai bentuk pendampingan langsung kepada petani.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi Pembangunan Kecamatan Loano, Supanjang Hartanto, S.IP., yang menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya pelatihan ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan teknik budidaya agar hasil pertanian, khususnya tembakau, memiliki daya saing serta nilai jual yang lebih baik.
Pelatihan ini diikuti dengan antusias oleh para petani setempat yang berharap mendapatkan pengetahuan praktis terkait teknik budidaya, pengendalian hama penyakit, hingga pasca panen tembakau yang efektif dan berkelanjutan.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para petani semakin mandiri, produktif, dan mampu mengembangkan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi desa.



.png)