▴Anti Gratifikasi▴
▴HARI ANAK NASIONAL 2026▴
▴Kanal Aduan▴ - HIGH LEVEL MEETING TPID, TPAKD, DAN TP2DD KABUPATEN PURWOREJO, PERKUAT SINERGI JAGA INFLASI DAN PERCEPAT DIGITALISASI EKONOMI DAERAH
- CAMAT LOANO HADIRI RAKOR PERSIAPAN PERINGATAN HUT KE-81 KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2026
- RAPAT PEMBENTUKAN TIM PELAKSANA PENGANGKATAN PERANGKAT DESA MARON DIGELAR
- KECAMATAN LOANO GELAR KEGIATAN DONOR DARAH UNTUK DUKUNG KETERSEDIAAN STOK DARAH PMI
- CAMAT LOANO HADIRI DOA BERSAMA PEMBANGUNAN DESTINASI WISATA SEKARAN HILLS DESA SEDAYU
- KASUBBAG PERENCANAAN DAN KEUANGAN KECAMATAN LOANO HADIRI RAPAT PEMBAHASAN DUKUNGAN PROGRAM DELEGASI PROVINSI JAWA TENGAH DAN PROGRAM STRATEGIS NASIONAL
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN LOANO HADIRI EVALUASI HASIL PENILAIAN KINERJA INOVASI PERANGKAT DAERAH SEMESTER I TAHUN 2026
- CAMAT LOANO HADIRI DOA BERSAMA DAN PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN JEMBATAN MERAH PUTIH DI DUSUN PACALAN DESA MUDALREJO
- CAMAT LOANO HADIRI RAKOR PIMPINAN TRIWULAN II TAHUN ANGGARAN 2026
- KASI PEMERINTAHAN DESA KECAMATAN LOANO HADIRI UJI PUBLIK PERUBAHAN APBDES 2026 DAN PEMBENTUKAN TIM PENYUSUN RKPDES 2027 DESA KEBONGUNUNG
KASI PEMBANGUNAN MENGHADIRI SOSIALISASI KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT (KIM) BERSAMA KOMDIGI PROVINSI JAWA TENGAH
Keterangan Gambar : Sosialisasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) bersama Komdigi Provinsi Jawa Tengah, bertempat di Ruang Arahiwang, Kompleks Kantor Bupati Purworejo
Loano Go News - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Dinkominfostasandi) Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Sosialisasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) bersama Komdigi Provinsi Jawa Tengah pada Rabu (3/12/2025), bertempat di Ruang Arahiwang, Kompleks Kantor Bupati Purworejo. Kegiatan dibuka oleh Plt Kepala Dinkominfostasandi, Yudhie Agung Prihatno, S.STP., M.M.
Sosialisasi ini digelar untuk memperkuat peran KIM sebagai mitra strategis pemerintah dalam penyebarluasan informasi publik, peningkatan literasi digital, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat kecamatan hingga desa. Dalam sambutannya, Yudhie menegaskan pentingnya keterbukaan informasi oleh seluruh badan publik, termasuk pemerintah kecamatan dan desa. Menurutnya, KIM memiliki fungsi krusial sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan arus informasi yang akurat, inklusif, dan mudah dipahami.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Heru Kusumo Ardiningsih, SE, yang menjelaskan dasar hukum pembentukan KIM sesuai Permenkominfo Nomor 8 Tahun 2010. Heru menegaskan bahwa keberadaan KIM merupakan bagian penting dari penguatan komunikasi sosial pemerintah daerah untuk mendukung transparansi dan partisipasi publik.
Sebagai narasumber utama, Muhammad Sidqi Auliarahman Marzuki, S.I.Kom., Pranata Humas Komdigi Provinsi Jawa Tengah, memaparkan strategi penguatan peran KIM melalui kerangka kerja ADINDA—Akses Informasi, Diskusi, Implementasi, Networking, Diseminasi, dan Aspirasi. Ia juga menekankan urgensi pembentukan KIM di tingkat desa agar penyebaran informasi dapat merata dan sesuai kebutuhan masyarakat. Saat ini, tercatat 86 KIM yang tersebar di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Sosialisasi semakin menarik melalui sesi berbagi pengalaman oleh Dwi Anggoro Deskianto, S.I.Kom., pengelola KIM WR Soepratman Desa Somongari, Kecamatan Kaligesing. Ia membagikan kisah perjalanan KIM mereka yang aktif berpartisipasi dalam lomba film pendek tingkat provinsi dan berhasil mempertahankan gelar juara selama dua tahun berturut-turut. Dwi juga mengulas berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari keterbatasan sarana prasarana, rendahnya literasi masyarakat, hingga hambatan sosial budaya, serta pentingnya pemilihan media komunikasi yang tepat untuk menjangkau publik desa.
Kecamatan Loano hadir dengan penuh atensi melalui keikutsertaan Supanjang Hartanto, S.IP., Sie Pembangunan, bersama perwakilan sekretaris desa dari wilayah Loano. Partisipasi ini menunjukkan komitmen Kecamatan Loano dalam mendukung penguatan arus informasi publik dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.
Dinkominfostasandi juga mendorong setiap kecamatan, termasuk Kecamatan Loano, untuk lebih aktif mendampingi desa dalam membentuk KIM secara mandiri. Melalui integrasi platform kim.id, diharapkan jaringan informasi dapat berjalan lebih terpadu, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.
Dengan keterlibatan Kecamatan Loano, kegiatan sosialisasi ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga wujud penguatan komitmen wilayah dalam memajukan literasi informasi, memperkuat kapasitas komunikasi publik, serta mendukung percepatan transformasi digital di Kabupaten Purworejo.


.png)
