▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - DWP UNIT KECAMATAN LOANO GELAR PEMBINAAN DAN HALAL BIHALAL
- CAMAT LOANO HADIRI TEMU ALUMNI DAN LAUNCHING IKA LODRA SMA NEGERI 5 PURWOREJO
- KETUA TP PKK DAN POSYANDU EMPAT KECAMATAN DILANTIK OLEH KETUA TP PKK KABUPATEN PURWOREJO
- BALAI PENYULUHAN KB GELAR PEMBINAAN DAN PENYULUHAN PPKBD KECAMATAN LOANO
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN LOANO HADIRI RAKOR LPMD/LPMK KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- CAMAT LOANO HADIRI PAPARAN PENCAPAIAN MILESTONE PROGRAM KDMP OLEH KODIM 0708 PURWOREJO
- BUPATI PURWOREJO DORONG KADES DAN LURAH INOVATIF DALAM PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR PEMDES 2026
- RAT TAHUN BUKU 2025 KOPERASI DESA MERAH PUTIH (KDMP) DESA TRIREJO DIGELAR DI BALAI DESA
- PENETAPAN BAKAL CALON MENJADI CALON PERANGKAT DESA KEDUNGPOH DAN PENETAPAN NILAI BOBOT PENGABDIAN FORMASI KADUS
- CAMAT LOANO HADIRI PENGAJIAN AKBAR HALAL BIHALAL PEDAGANG PASAR BANYUASIN
KASI PEMERINTAHAN DESA MONITORING PERCEPATAN PEMBAYARAN PBB-P2 DI TIGA DESA KECAMATAN LOANO

Keterangan Gambar : Kasi Pemerintahan Desa Kecamatan Loano, Jihad Abdani, SE. didampingi staf melakukan Monev Percepatan Pembayaran PBB di Tiga desa
Loano Go News - Senin, 14 Juli 2025 – Dalam rangka mengoptimalkan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Pemerintah Kecamatan Loano melalui Kasi Pemerintahan Desa, Jihad Abdani, S.Pd., melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi lapangan ke tiga desa, yaitu Kaliglagah, Tepansari, dan Guyangan.
Monitoring ini turut didampingi oleh staf Seksi Pemerintahan Desa dan bertujuan untuk:
-
Mengetahui progres capaian PBB-P2 di masing-masing desa.
-
Mengidentifikasi hambatan dalam proses pemungutan.
-
Memberikan arahan teknis dan dorongan percepatan capaian target.
Dalam kunjungannya, Jihad Abdani, S.Pd. menyampaikan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah desa dalam mensosialisasikan kewajiban membayar pajak sebagai wujud kontribusi masyarakat terhadap pembangunan daerah.
“PBB-P2 bukan hanya kewajiban, tapi bagian dari gotong royong masyarakat dalam membangun desa dan daerah,” tegasnya.
Melalui pendekatan dialogis dan evaluatif, pemerintah kecamatan berharap ketiga desa tersebut dapat mempercepat penyetoran PBB dan turut menyukseskan target pendapatan daerah tahun anggaran 2025.


