▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - CAMAT LOANO DAMPINGI ANGGOTA DPRD PROVINSI JAWA TENGAH GELAR RESES DI DESA TRIDADI
- MUSYAWARAH DESA KALISEMO TETAPKAN PERDES LAPORAN REALISASI APBDES 2025 DAN SOSIALISASIKAN APBDES 2026
- SEKRETARIS KECAMATAN LOANO HADIRI RAPAT PARIPURNA DPRD KABUPATEN PURWOREJO DALAM RANGKA PENGUCAPAN SUMPAH WAKIL KETUA DPRD KABUPATEN PURWOREJO
- SEKRETARIS KECAMATAN LOANO IKUTI DESK LKJIP TAHUN 2025 KABUPATEN PURWOREJO
- LOKAKARYA MINI TRIWULAN I TAHUN 2026 PUSKESMAS LOANO, PERKUAT SINERGI LINTAS SEKTOR
- CAMAT LOANO MONITORING TES SELEKSI PENGISIAN PERANGKAT DESA TRIREJO
- CAMAT LOANO DAMPINGI TIM PENGENDALIAN DAN INTENSIFIKASI PBB KABUPATEN PURWOREJO DI DESA LOANO
- SEKRETARIS KECAMATAN LOANO HADIRI FORUM PERANGKAT DAERAH (FPD) DPMPTSP KABUPATEN PURWOREJO
- KASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KECAMATAN LOANO HADIRI SOSIALISASI DRPPA MENUJU KABUPATEN PURWOREJO LAYAK ANAK
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN LOANO DAMPINGI TIM PENGENDALIAN DAN INTENSIFIKASI PBB KABUPATEN PURWOREJO
NEANA HIJAB DENGAN SALAH SATU BRANDNYA NEA HIJAB SUDAH MERAMBAH PASAR LUAR NEGERI
Rapat Koordinasi Forum UMKM Pinunjul Kecamatan Loano

Keterangan Gambar : Camat Loano Kusairi AP MM., memberikan sambutan dalam Rakor Forum UMKM Pinunjul
Camat Loano Kusairi, AP. MM., Kamis (23/05/24), menghadiri rapat koordinasi Forum UMKM Pinunjul dalam rangka konsolidasi dan pengembangan UMKM di wilayah Kecamatan Loano . Turut hadir dalam acara yang diselenggarakan di Balai Desa Banyuasin Separe antara lain Kepala Desa Banyuasin Separe Hadi Mustofa, Pendamping UMKM Kecamatan Loano, Pengurus Forum UMKM Pinunjul dan Pelaku UMKM.
Dalam sambutannya Kusairi menyatakan bahwa pihaknya selalu mendukung kemajuan UMKM di Kecamatan Loano, dengan mengoptimalkan peran pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam kegiatan yang dilaksanakan di Kecamatan.
“Mohon do’a nya mudah-mudahan tahun-tahun mendatang Kecamatan tetap dapat mengalokasikan anggaran dalam mendukung kegiatan-kegiatan Forum UMKM Pinunjul,”ujarnya.
Sumandede pendamping UMKM Kecamatan Loano, dalam arahannya menyampaikan hal-hal yang menyebabkan UMKM di Indonesia kurang berkembang. Disampaikan pula beberapa solusi dan alternatif yang dapat dilakukan oleh pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha.
“Di Loano tepatnya dibelakang Pasar Maron, sudah ada Pelaku UMKM Loano yang sudah memasarkan produknya ke luar negeri. Neana Hijab dengan salah satu brandnya Nea Hijab sudah merambah pasar luar negeri dan sebagian besar produknya memang dipasarkan dilevel nasional dan pangsa pasar luar negeri,”sambung Dede.
Pada kesempatan itu juga berkesempatan menyampaikan succes story Ibu Bandu selaku owner Batik Naraya dalam mengembangkan batik di Loano dan keberhasilannya menciptakan motif Batik Keprajan yang saat ini menjadi pakaian dinas wajib bagi aparat pemerintah di Kabupaten Purworejo.
Di sela-sela kegiatan juga dilaksanakan “product display” bagi produk-produk anggota Forum UMKM Pinunjul yang dibawakan oleh peragawan dan peragawati dari Batik Dewa Loano.
Sebagai penutup rangkauan kegiatan disampaikan beberapa rencana program kerja Pengurus Forum UMKM Pinunjul Kecamatan Loano ditahun 2024 dan diharapkan dukungan semua pihak termasuk Pemerintah Kecamatan Loano juga seluruh anggota forum UMKM Pinunjul.


