▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - DESA SEDAYU GELAR MUSRENBANGDES RKPDES 2027 DAN SOSIALISASI ATM, DIHADIRI LANGSUNG CAMAT LOANO
- CAMAT LOANO HADIRI LANGSUNG MUSRENBANGDES RKPDES TAHUN 2027 DAN DU RKP TAHUN 2028 BANYUASIN KEMBARAN, TEKANKAN PENTINGNYA SKALA PRIORITAS
- CAMAT LOANO HADIRI PEMBINAAN BPD SE-KECAMATAN LOANO BERSAMA KEJARI PURWOREJO DAN DPC ABPEDNAS
- MUSRENBANGDES RKPDES 2027 DESA GUYANGAN : MANTAPKAN PROGRAM PRIORITAS, WUJUDKAN PEMERATAAN DAN KESEJAHTERAAN
- LANGKAH KONKRET PEMBANGUNAN DESA KEMEJING: TAMPUNG ASPIRASI WARGA UNTUK RKPDES 2027 DAN DU RKP 2028
- DESA KARANGREJO GELAR MUSRENBANGDES RKPDES 2027 DAN DU RKP 2028, FOKUS PADA PENGUATAN PARTISIPASI WARGA
- DESA RIMUN GELAR MUSRENBANGDES RKPDES 2027 DAN DU RKP 2028, PERKUAT KOMITMEN PEMBANGUNAN DESA
- DESA TEPANSARI GELAR MUSRENBANGDES RKPDES 2027 DAN DU RKP 2028, MANTAPKAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN PARTISIPATIF
- CAMAT LOANO HADIRI RAKOR EVALUASI KINERJA, KOMITMEN TINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK
- DESA KALIKALONG GELAR MUSRENBANGDES RKPDES 2027 DAN DU RKP 2028, FOKUS PADA PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
NEANA HIJAB DENGAN SALAH SATU BRANDNYA NEA HIJAB SUDAH MERAMBAH PASAR LUAR NEGERI
Rapat Koordinasi Forum UMKM Pinunjul Kecamatan Loano

Keterangan Gambar : Camat Loano Kusairi AP MM., memberikan sambutan dalam Rakor Forum UMKM Pinunjul
Camat Loano Kusairi, AP. MM., Kamis (23/05/24), menghadiri rapat koordinasi Forum UMKM Pinunjul dalam rangka konsolidasi dan pengembangan UMKM di wilayah Kecamatan Loano . Turut hadir dalam acara yang diselenggarakan di Balai Desa Banyuasin Separe antara lain Kepala Desa Banyuasin Separe Hadi Mustofa, Pendamping UMKM Kecamatan Loano, Pengurus Forum UMKM Pinunjul dan Pelaku UMKM.
Dalam sambutannya Kusairi menyatakan bahwa pihaknya selalu mendukung kemajuan UMKM di Kecamatan Loano, dengan mengoptimalkan peran pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam kegiatan yang dilaksanakan di Kecamatan.
“Mohon do’a nya mudah-mudahan tahun-tahun mendatang Kecamatan tetap dapat mengalokasikan anggaran dalam mendukung kegiatan-kegiatan Forum UMKM Pinunjul,”ujarnya.
Sumandede pendamping UMKM Kecamatan Loano, dalam arahannya menyampaikan hal-hal yang menyebabkan UMKM di Indonesia kurang berkembang. Disampaikan pula beberapa solusi dan alternatif yang dapat dilakukan oleh pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha.
“Di Loano tepatnya dibelakang Pasar Maron, sudah ada Pelaku UMKM Loano yang sudah memasarkan produknya ke luar negeri. Neana Hijab dengan salah satu brandnya Nea Hijab sudah merambah pasar luar negeri dan sebagian besar produknya memang dipasarkan dilevel nasional dan pangsa pasar luar negeri,”sambung Dede.
Pada kesempatan itu juga berkesempatan menyampaikan succes story Ibu Bandu selaku owner Batik Naraya dalam mengembangkan batik di Loano dan keberhasilannya menciptakan motif Batik Keprajan yang saat ini menjadi pakaian dinas wajib bagi aparat pemerintah di Kabupaten Purworejo.
Di sela-sela kegiatan juga dilaksanakan “product display” bagi produk-produk anggota Forum UMKM Pinunjul yang dibawakan oleh peragawan dan peragawati dari Batik Dewa Loano.
Sebagai penutup rangkauan kegiatan disampaikan beberapa rencana program kerja Pengurus Forum UMKM Pinunjul Kecamatan Loano ditahun 2024 dan diharapkan dukungan semua pihak termasuk Pemerintah Kecamatan Loano juga seluruh anggota forum UMKM Pinunjul.


.png)
