▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - DWP UNIT KECAMATAN LOANO GELAR PEMBINAAN DAN HALAL BIHALAL
- CAMAT LOANO HADIRI TEMU ALUMNI DAN LAUNCHING IKA LODRA SMA NEGERI 5 PURWOREJO
- KETUA TP PKK DAN POSYANDU EMPAT KECAMATAN DILANTIK OLEH KETUA TP PKK KABUPATEN PURWOREJO
- BALAI PENYULUHAN KB GELAR PEMBINAAN DAN PENYULUHAN PPKBD KECAMATAN LOANO
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN LOANO HADIRI RAKOR LPMD/LPMK KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- CAMAT LOANO HADIRI PAPARAN PENCAPAIAN MILESTONE PROGRAM KDMP OLEH KODIM 0708 PURWOREJO
- BUPATI PURWOREJO DORONG KADES DAN LURAH INOVATIF DALAM PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR PEMDES 2026
- RAT TAHUN BUKU 2025 KOPERASI DESA MERAH PUTIH (KDMP) DESA TRIREJO DIGELAR DI BALAI DESA
- PENETAPAN BAKAL CALON MENJADI CALON PERANGKAT DESA KEDUNGPOH DAN PENETAPAN NILAI BOBOT PENGABDIAN FORMASI KADUS
- CAMAT LOANO HADIRI PENGAJIAN AKBAR HALAL BIHALAL PEDAGANG PASAR BANYUASIN
PEMKAB PURWOREJO MULAI SALURKAN INSENTIF GURU NGAJI DAN PENGAJAR KEAGAMAAN KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2025

Keterangan Gambar : Sosialisasi dan penyerahan insentif secara simbolis di Gedung Serbaguna Desa Kaliboto, Bener
Loano go News - Dalam rangka mengapresiasi salah satu pilar penting, dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang religius dalam visi pembangunan Purworejo Berseri melalui program unggulan Religius Masyarakate, Pemkab Purworejo mulai merealisasikan hibah insentif bagi Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan di Kabupaten Purworejo.
Penyerahan insentif tersebut dilaksanakan secara simbolis oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, didampingi Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi dalam kegiatan Sosialisasi Hibah Insentif Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan, Sabtu (18/10/2025) di Pendopo Kabupaten Purworejo.
Bupati dalam sambutannya menyampaikan, Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan di Kabupaten Purworejo merupakan pilar penting dalam membentuk karakter dan moral generasi penerus yang bertaqwa dan berakhlak mulia dengan pendidikan keagamaan yang baik, yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Oleh karenanya dalam hal ini, Pemerintah terus berupaya untuk memberikan apresiasi yang layak kepada para Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan, salah satunya dalam bentuk insentif yang hari ini kita serahkan," katanya.
Menurutnya, insentif ini merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah kepada Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang religius. Ia berharap insentif yang diterimakan, dapat bermanfaat dan meningkatkan kesejahteraan, sekaligus menjadi penyemangat untuk terus mengajar.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Purworejo Andang Nugerahatara Sutrisno SSTP MSi melaporkan, total penerima insentif berjumlah 3.458 orang, terdiri dari 3.390 Guru Ngaji (Muslim) dan 68 Pengajar Keagamaan (Non-Muslim).
Pada tahun ini besaran insentif mengalami kenaikan dari Rp125.000 menjadi Rp175.000 per bulan. Dan dari besaran tersebut, di dalamnya juga termasuk iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan sosial bagi Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan.
Sosialisasi dan penyerahan insentif secara simbolis akan digelar di lima titik lokasi dalam tiga tahap. Tahap pertama Sabtu (18/10/2025) di Pendopo Kabupaten Purworejo (784 orang dari Kecamatan Purworejo, Bayan, Kaligesing, dan Banyuurip) dan di Gedung Serbaguna Desa Kaliboto, Bener (817 orang dari Kecamatan Loano, Gebang dan Bener). Tahap kedua Minggu (19/10/2025) di Pendopo Wakil Bupati di Kutoarjo (633 orang dari Kecamatan Grabag, Butuh, dan Kutoarjo) dan di Pendopo Kecamatan Kemiri (828 orang dari Kecamatan Kemiri, Pituruh dan Bruno). Tahap ketiga akan dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Purwodadi dengan peserta 396 dari Kecamatan Purwodadi, Bagelen dan Ngombol.
Sumber: Prokopim


