▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - PISAH KENANG BAPAK AMAT NGADENAN, DEDIKASI 30 TAHUN MENGABDI UNTUK PEMERINTAH KABUPATEN PURWOREJO
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN LOANO MONITORING SETORAN PBB DAN KOORDINASI DATA HEWAN KURBAN DI DESA NGARGOSARI
- CAMAT LOANO HADIRI DAN DUKUNG TIM VOLI KECAMATAN LOANO DALAM PPDI CUP II TAHUN 2026
- DOA BERSAMA DAN PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN KDMP GUYANGAN, WUJUD KEBERSAMAAN DAN SEMANGAT MEMBANGUN DESA
- CAMAT LOANO HADIRI PELEPASAN SISWA MA PLUS RIYADUL MUTAALLIMIN SEDAYU ANGKATAN V
- DISNAKERTRANS PURWOREJO GELAR SOSIALISASI JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN DI KECAMATAN LOANO
- CAMAT LOANO HADIRI FGD OPTIMALISASI JAMSOSTEK BAGI KELEMBAGAAN DESA
- UPACARA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL (HARKITNAS) KE-118 TAHUN 2026 TINGKAT KECAMATAN LOANO
- DINPUSIP KABUPATEN PURWOREJO LAKSANAKAN PENDAMPINGAN PENGELOLAAN ARSIP DI KECAMATAN LOANO
- MURID SMAN 5 PURWOREJO IKUTI SOSIALISASI PENDIDIKAN POLITIK BAGI GENERASI MUDA
PEMKAB PURWOREJO MULAI SALURKAN INSENTIF GURU NGAJI DAN PENGAJAR KEAGAMAAN KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2025

Keterangan Gambar : Sosialisasi dan penyerahan insentif secara simbolis di Gedung Serbaguna Desa Kaliboto, Bener
Loano go News - Dalam rangka mengapresiasi salah satu pilar penting, dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang religius dalam visi pembangunan Purworejo Berseri melalui program unggulan Religius Masyarakate, Pemkab Purworejo mulai merealisasikan hibah insentif bagi Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan di Kabupaten Purworejo.
Penyerahan insentif tersebut dilaksanakan secara simbolis oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, didampingi Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi dalam kegiatan Sosialisasi Hibah Insentif Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan, Sabtu (18/10/2025) di Pendopo Kabupaten Purworejo.
Bupati dalam sambutannya menyampaikan, Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan di Kabupaten Purworejo merupakan pilar penting dalam membentuk karakter dan moral generasi penerus yang bertaqwa dan berakhlak mulia dengan pendidikan keagamaan yang baik, yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Oleh karenanya dalam hal ini, Pemerintah terus berupaya untuk memberikan apresiasi yang layak kepada para Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan, salah satunya dalam bentuk insentif yang hari ini kita serahkan," katanya.
Menurutnya, insentif ini merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah kepada Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang religius. Ia berharap insentif yang diterimakan, dapat bermanfaat dan meningkatkan kesejahteraan, sekaligus menjadi penyemangat untuk terus mengajar.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Purworejo Andang Nugerahatara Sutrisno SSTP MSi melaporkan, total penerima insentif berjumlah 3.458 orang, terdiri dari 3.390 Guru Ngaji (Muslim) dan 68 Pengajar Keagamaan (Non-Muslim).
Pada tahun ini besaran insentif mengalami kenaikan dari Rp125.000 menjadi Rp175.000 per bulan. Dan dari besaran tersebut, di dalamnya juga termasuk iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan sosial bagi Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan.
Sosialisasi dan penyerahan insentif secara simbolis akan digelar di lima titik lokasi dalam tiga tahap. Tahap pertama Sabtu (18/10/2025) di Pendopo Kabupaten Purworejo (784 orang dari Kecamatan Purworejo, Bayan, Kaligesing, dan Banyuurip) dan di Gedung Serbaguna Desa Kaliboto, Bener (817 orang dari Kecamatan Loano, Gebang dan Bener). Tahap kedua Minggu (19/10/2025) di Pendopo Wakil Bupati di Kutoarjo (633 orang dari Kecamatan Grabag, Butuh, dan Kutoarjo) dan di Pendopo Kecamatan Kemiri (828 orang dari Kecamatan Kemiri, Pituruh dan Bruno). Tahap ketiga akan dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Purwodadi dengan peserta 396 dari Kecamatan Purwodadi, Bagelen dan Ngombol.
Sumber: Prokopim



.png)