
- SEKCAM LOANO HADIRI RAPAT PARIPURNA DPRD KABUPATEN PURWOREJO TERKAIT HIBAH BMD KEPADA PEMDES
- PENYALURAN BLT DD DESA KALIKALONG TRIWULAN I TAHUN 2025
- RAKOR TP PKK KECAMATAN LOANO DENGAN KETUA PEMBINA TP PKK KECAMATAN LOANO
- RAKOR PERCEPATAN PBB DAN PERSIAPAN HARI RAYA IDUL FITRI DI DESA KALIGLAGAH
- CAMAT LOANO HADIRI RAKOR TIM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2025
- MONEV PERCEPATAN PROGRES PBB DESA KALINONGKO
- KASI PM KECAMATAN LOANO HADIRI RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN PENCAIRAN BANTUAN KEUANGAN APBD KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2025
- SEKCAM LOANO HADIRI KEGIATAN KUMPUL BARENG PELAJAR NU LOANO DI MASJID AL MUTTAQIN TEPANSARI
- MUSYAWARAH DESA SOSIALISASI PTSL DESA TRIREJO
- SEKCAM LOANO HADIRI RAPAT PARIPURNA DPRD KABUPATEN PURWOREJO
BUPATI DAN WAKIL BUPATI PURWOREJO DILANTIK OLEH PRESIDEN DI ISTANA MERDEKA

Keterangan Gambar : Bupati dan wakil Bupati Terpilih Berfoto Bersama Pj Sekda dan Assisten Sekda Setelah Pelantikan Kepala Daerah di Istana Merdeka
Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH bersama Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (20/02/2025). Sebanyak 481 Kepala Daerah terdiri dari Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota mengikuti proses pelantikan.
Pada kesempatan ini Presiden Prabowo Subianto menyematkan tanda pangkat untuk 6 kepala daerah secara simbolis. Presiden juga mengucapkan selamat dan berjabat tangan dengan semua kepala daerah satu-persatu.
Dalam sambutannya, Presiden mengatakan bahwa pelantikan kepala daerah se-Indonesia hari ini sebagai momen bersejarah.
"Saya kira ini pertama kali di negara kita, kita lantik 33 gubernur, 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 walikota, 85 wakil walikota, dengan total 961 Kepala Daerah dari 481 daerah, dilantik serentak di Istana Merdeka oleh kepala negara," ujarnya.
Lebih lanjut Presiden menyampaikan pesan kepada kepala daerah, mengingatkan mereka untuk senantiasa membela kepentingan rakyat. Atas nama negara dan bangsa Indonesia, bahwa para kepala daerah adalah pelayan rakyat dan abdi rakyat.
"Saudara harus membela kepentingan rakyat, saudara harus menjaga kepentingan rakyat kita, saudara harus berjuang untuk perbaikan hidup mereka, itu adalah tugas kita," tandasnya.