▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - CAMAT LOANO HADIRI PELANTIKAN PENGURUS POLOSORO MASA BAKTI 2026–2030
- RESEPSI DAN PENTAS SENI TUTUP RANGKAIAN HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI TINGKAT KECAMATAN LOANO
- PENTAS SENI PENCAK SILAT TRADISIONAL MERIAHKAN HUT KE-81 RI DI DUSUN SRETE KALIGLAGAH
- SEMARAK HUT KE-81 RI, KECAMATAN LOANO GELAR JALAN SEHAT DAN SENAM BERSAMA
- PEMBAHASAN RAPERDA PILKADES PURWOREJO MASIH BERLANJUT, CAMAT LOANO HADIRI RAPAT PANSUS 10
- CAMAT LOANO HADIRI PERTEMUAN KTNA, DORONG PENGUATAN PENGETAHUAN PETANI DAN PENGEMBANGAN POTENSI PERTANIAN
- CAMAT LOANO IKUTI RAPAT PANSUS 9 PEMBAHASAN RAPERDA PEMERINTAHAN DESA
- ASISTEN PEMERINTAHAN DAN KESRA SETDA PURWOREJO TINJAU PEMBANGUNAN SEKARAN HILLS SEDAYU
- CAMAT LOANO HADIRI SERAH TERIMA JABATAN KEPALA KUA KECAMATAN LOANO
- BUPATI PURWOREJO RESMIKAN DAN AMBIL SUMPAH JANJI ANGGOTA BPD MASA KEANGGOTAAN 2026–2034 KECAMATAN LOANO
PULUHAN WARGA DESA TRIREJO DIDUGA KERACUNAN MAKANAN KENDURI, PEMERINTAH LAKUKAN PENANGANAN CEPAT
Keterangan Gambar : Puluhan Warga Desa Trirejo Diduga Keracunan Makanan Kenduri
Loano Go News – Sedikitnya 68 warga Desa Trirejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi hidangan kenduri dalam acara ruwahan yang digelar pada Minggu (15/2/2026) malam.
Acara ruwahan atau selamatan menjelang Ramadan tersebut dilaksanakan di rumah salah satu warga Dusun Kedungdowo Wetan, Desa Trirejo. Tuan rumah memesan sebanyak 75 porsi makanan dari salah satu rumah makan di Purworejo, dengan sekitar 65 porsi dibagikan kepada warga yang hadir.
Menu kenduri yang dikemas dalam kotak kardus tersebut berisi nasi putih, orek tempe, kering kentang, telur puyuh, ati ampela, ayam goreng, dan kerupuk. Sementara untuk makanan ringan terdiri dari lemper bakar, kue pukis, serabi, dan tahu telur.
Kapolsek Loano Iptu Utomo menjelaskan bahwa warga mulai merasakan gejala beberapa jam setelah mengonsumsi makanan tersebut, baik pada Minggu malam maupun Senin (16/2/2026) setelah sebagian makanan disimpan terlebih dahulu di lemari es.
“Gejala yang dialami antara lain mual, muntah, dan diare. Dari hasil pendataan, sebanyak 65 orang yang mengonsumsi makanan tersebut dilakukan screening dan terdapat 68 warga yang mengeluhkan gejala,” jelasnya.
Pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan PMI Kabupaten Purworejo untuk melakukan penanganan cepat. Sembilan warga dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, sementara sebagian lainnya mendapatkan penanganan medis di lokasi.
“Yang dirujuk ke rumah sakit ada sembilan orang, dan beberapa di antaranya diperbolehkan menjalani rawat jalan,” tambahnya.
Untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut, petugas dari Dinas Kesehatan telah mengambil sampel sisa makanan guna dilakukan uji laboratorium. Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak berwenang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo Suranto, S.T., S.Sos., M.PA., didampingi Camat Loano Kusairi, AP., MM., turut melakukan monitoring langsung terkait kejadian tersebut. Pemerintah Desa Trirejo juga telah mendirikan posko penanganan guna memudahkan koordinasi dan pelayanan kepada warga terdampak.
Pemerintah Kabupaten Purworejo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta menunggu hasil pemeriksaan resmi dari instansi terkait.


.png)
