▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - DWP UNIT KECAMATAN LOANO GELAR PEMBINAAN DAN HALAL BIHALAL
- CAMAT LOANO HADIRI TEMU ALUMNI DAN LAUNCHING IKA LODRA SMA NEGERI 5 PURWOREJO
- KETUA TP PKK DAN POSYANDU EMPAT KECAMATAN DILANTIK OLEH KETUA TP PKK KABUPATEN PURWOREJO
- BALAI PENYULUHAN KB GELAR PEMBINAAN DAN PENYULUHAN PPKBD KECAMATAN LOANO
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN LOANO HADIRI RAKOR LPMD/LPMK KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- CAMAT LOANO HADIRI PAPARAN PENCAPAIAN MILESTONE PROGRAM KDMP OLEH KODIM 0708 PURWOREJO
- BUPATI PURWOREJO DORONG KADES DAN LURAH INOVATIF DALAM PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR PEMDES 2026
- RAT TAHUN BUKU 2025 KOPERASI DESA MERAH PUTIH (KDMP) DESA TRIREJO DIGELAR DI BALAI DESA
- PENETAPAN BAKAL CALON MENJADI CALON PERANGKAT DESA KEDUNGPOH DAN PENETAPAN NILAI BOBOT PENGABDIAN FORMASI KADUS
- CAMAT LOANO HADIRI PENGAJIAN AKBAR HALAL BIHALAL PEDAGANG PASAR BANYUASIN
CAMAT LOANO HADIRI RAKOR DAN EVALUASI PENDAPATAN DAERAH TAHUN 2024

Keterangan Gambar : Camat Loano, Bapak Kusairi, A.P., M.M. hadir dalam Rakor dan Evaluasi Pendapatan Daerah Tahun 2024 di Ruang Rapat BPKPAD kabupaten Purworejo
Loano Go News – Camat Loano, Kusairi, AP., MM, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Pendapatan Daerah Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo pada Kamis, 23 Januari 2025. Rakor yang berlangsung di ruang rapat Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pencapaian target pendapatan daerah dan membahas langkah-langkah strategis dalam meningkatkan pendapatan daerah pada tahun mendatang.
Acara ini dihadiri oleh seluruh camat se-Kabupaten Purworejo, kepala SKPD, serta perwakilan dari BPKAD dan instansi terkait lainnya. Dalam rapat ini, dilakukan pembahasan terkait dengan perkembangan realisasi pendapatan daerah selama tahun 2024, baik dari sektor pajak, retribusi, dana perimbangan, serta sumber pendapatan lainnya. Selain itu, evaluasi dilakukan untuk melihat sejauh mana pencapaian target dan hambatan yang dihadapi oleh masing-masing kecamatan dalam mengoptimalkan pendapatan daerah.
Camat Kusairi dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan dan desa untuk mendukung tercapainya target pendapatan daerah. Ia juga menyoroti perlunya peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait kewajiban pajak serta retribusi, agar pendapatan daerah bisa lebih maksimal.
“Pendapatan daerah sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, kita perlu meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait pentingnya pajak dan retribusi sebagai sumber pendanaan pembangunan daerah,” ujar Kusairi.
Selama rakor, juga dibahas berbagai langkah yang bisa diambil untuk mengatasi kendala dalam mencapai target pendapatan, serta berbagai upaya untuk menggali potensi pendapatan daerah yang belum optimal. Di antaranya, melakukan penguatan sistem pemungutan pajak dan retribusi, serta memperbaiki layanan administrasi agar lebih efisien dan mudah diakses oleh masyarakat.
Evaluasi ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk merancang kebijakan yang lebih baik dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah pada tahun 2025, serta untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
Dengan adanya rakor ini, diharapkan seluruh kecamatan dapat mengoptimalkan potensi pendapatan yang ada, agar Kabupaten Purworejo semakin maju dan berkembang, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


