
- SEKCAM LOANO HADIRI RAPAT PARIPURNA DPRD KABUPATEN PURWOREJO TERKAIT HIBAH BMD KEPADA PEMDES
- PENYALURAN BLT DD DESA KALIKALONG TRIWULAN I TAHUN 2025
- RAKOR TP PKK KECAMATAN LOANO DENGAN KETUA PEMBINA TP PKK KECAMATAN LOANO
- RAKOR PERCEPATAN PBB DAN PERSIAPAN HARI RAYA IDUL FITRI DI DESA KALIGLAGAH
- CAMAT LOANO HADIRI RAKOR TIM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2025
- MONEV PERCEPATAN PROGRES PBB DESA KALINONGKO
- KASI PM KECAMATAN LOANO HADIRI RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN PENCAIRAN BANTUAN KEUANGAN APBD KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2025
- SEKCAM LOANO HADIRI KEGIATAN KUMPUL BARENG PELAJAR NU LOANO DI MASJID AL MUTTAQIN TEPANSARI
- MUSYAWARAH DESA SOSIALISASI PTSL DESA TRIREJO
- SEKCAM LOANO HADIRI RAPAT PARIPURNA DPRD KABUPATEN PURWOREJO
CAMAT LOANO MENGHADIRI PEMBUKAAN PURWOREJO EXPO 2025, STAF AHLI MENTERI UMKM MEMCICIPI DURIAN SIKATAP
Pembukaan Purworejo Expo 2025 dalam Rangka Peringatan Hari Jadi Ke-194 Kabupaten Purworejo

Keterangan Gambar : Bupati didampingi Staf Ahli Menteri UMKKM beserta Forkompinda Memukul Gong dalam Rangka Pembukaan Purworejo Expo 2025 di Pendopo Agung Purworejo
Loano Go News - Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH bersama Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga, Sudaryano R Lamangkona SSos MSi didampingi jajaran Forkopimda Kabupaten Purworejo membuka Purworejo Expo 2025, di Pendopo Agung Purworejo, Rabu (12/02/2025). Pada kesempatan itu Bupati menabuh gong dan memotong pita menandai Purworejo Expo 2025 dibuka. Setelah itu Bupati dan Staf Ahli Menteri mencicipi durian sikatap dan berbagai kopi lokal Purworejo.
Sudaryano R Lamangkona SSos MSi menyampaikan sambutan Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, mengatakan bahwa esensi penyelenggaraan Purworejo Expo 2025 untuk meningkatkan kesadaran, keberlanjutan, mendorong seluruh komunitas kerajinan, dan pengusaha UMKM dapat mengembangkan usaha kerajinan di sektor UMKM. Baginya Expo sebagai wadah UMKM memperkenalkan kekayaan Budaya Purworejo dalam instrumen industri kreatif dan UMKM dalam meraih keunggulan kompetitif di pasar global.
"Kemajuan teknologi digital ini perlu diantisipasi dengan pembinaan dan pelatihan untuk mendorong para pengusaha UMKM lebih adaptif dengan menguasai teknologi untuk memudahkan akses pasar, jasa pengantaran dan sistem pembayaran," ujarnya.
Ia menambahkan, bahwa pada semester I Tahun 2024, nilai ekspor ekonomi kreatif Indonesia mencapai USD12,36 Miliar atau sebesar Rp197,8triliun. Situasi ini naik sebesar 4,46% dibandingkan periode yang sama pada semester I Tahun 2023. Adapun, yang mendominasi adalah ekspor pada Sub Sektor Kriya dengan nilai USD 4.75 miliar sebagaimana data dari Dirjen Bea dan Cukai, 2024.
Lebih lanjut dikatakan, Kementerian UMKM berkomitmen dan mendukung melalui pelatihan produksi, akses pembiayaan, investor, perencanaan bisnis hingga menyiapkan rantai pasok melalui inisiasi Program SAPA UMKM. Program Aplikasi UMKM ini bertujuan menggabungkan 27 kementerian/lembaga dan mengintegrasikan data UMKM.
"Aplikasi ini disiapkan untuk dapat menjalin komunikasi dan informasi antar sesama pengrajin dan pengusaha UMKM di seluruh Indonesia," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH menyampaikan bahwa pelaksanaan Purworejo Ekspo 2025, merupakan salah satu rangkaian acara dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan potensi daerah dalam berbagai sektor, guna memberi akses pasar yang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM, serta dunia pariwisata.
"Pemerintah Kabupaten Purworejo selama ini berkomitmen untuk terus mendukung dan memberikan kemudahan bagi UMKM. Di antaranya dengan membangun ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM yang inklusif dan berkelanjutan," ujarnya.
Bupati juga mengajak kepada masyarakat Kabupaten Purworejo dan sekitarnya, untuk mengunjungi dan meramaikan Purworejo Expo 2025. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana edukasi sekaligus wahana rekreasi bagi masyarakat Puworejo dan sekitarnya
"Dengan mengenal potensi yang dimiliki, masyarakat diharapkan dapat lebih mencintai dan juga menggunakan produk-produk lokal Kabupaten Purworejo," ungkapnya.
Sedang Ikhsan peserta Purworejo Expo 2025 dari UMKM Kecamatan Bener mengaku bahagia karena durian sikatap yang menjadi buah endemik di Kecamatan Bener dinikmati oleh pejabat.
"Saya berharap durian sikatap semakin dikenal oleh masyarakat luas dan menjadi primadona untuk penikmat buah durian se-Indonesia," ungkapnya.
Sumber: Prokopim