▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - CAMAT LOANO IKUTI UPACARA HUT KE-76 SATPOL PP, HUT KE-107 DAMKAR, DAN HUT KE-64 SATLINMAS KABUPATEN PURWOREJO
- CAMAT LOANO HADIRI KEGIATAN VALIDASI DAN PENDATAAN SUBJEK DAN OBJEK PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (VPSO-PKB) TAHUN 2026
- PISAH KENANG BAPAK AMAT NGADENAN, DEDIKASI 30 TAHUN MENGABDI UNTUK PEMERINTAH KABUPATEN PURWOREJO
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN LOANO MONITORING SETORAN PBB DAN KOORDINASI DATA HEWAN KURBAN DI DESA NGARGOSARI
- CAMAT LOANO HADIRI DAN DUKUNG TIM VOLI KECAMATAN LOANO DALAM PPDI CUP II TAHUN 2026
- DOA BERSAMA DAN PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN KDMP GUYANGAN, WUJUD KEBERSAMAAN DAN SEMANGAT MEMBANGUN DESA
- CAMAT LOANO HADIRI PELEPASAN SISWA MA PLUS RIYADUL MUTAALLIMIN SEDAYU ANGKATAN V
- DISNAKERTRANS PURWOREJO GELAR SOSIALISASI JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN DI KECAMATAN LOANO
- CAMAT LOANO HADIRI FGD OPTIMALISASI JAMSOSTEK BAGI KELEMBAGAAN DESA
- UPACARA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL (HARKITNAS) KE-118 TAHUN 2026 TINGKAT KECAMATAN LOANO
JARING ATLIT TERBAIK, FAJI PURWOREJO GELAR KEJURKAB ARUNG JERAM DI IRIGASI KEDUNG PUTRI
Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Purworejo Arung Jeram tahun 2024

Keterangan Gambar : Kasi Pemum & Trantibum Kecamatan Loano, Nuryanto, S.Ag. monitoring Kejurkab Arung Jeram di irigasi Kedung Putri, pada Sabtu (12/10/2024)
Loano Go News — Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Arung Jeram tahun 2024 di saluran irigasi Kedung Putri ikut Dusun Watubelah, Desa Trirejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo.
Kejurkab Arung Jeram dibuka secara resmi dengan ditandai penyerahan dayung oleh Ketua KONI Kabupaten Purworejo, Sumaryanto bersama Kades Trirejo, Andhi Prasetiawan, kepada perwakilan peserta, dihalaman rumah H Prayogo di Dusun Watubelah, Desa Trirejo, pada Sabtu (12/10/2024)
Kejurkab sendiri dilaksanakan selama dua hari pada Sabtu (12/10/2024) dan Minggu (13/10/2024). Kejurkab diikuti oleh 8 tim (putri) dan 7 tim (putra) dari 5 club yang ada di Kabupaten Purworejo.
Kejurkab Arung Jeram ini dilaksanakan guna memilih atlit terbaik Purworejo untuk diikutkan dalam Pra Porprov ditahun 2025 dan Porprov ditahun 2026 mendatang.
Ketua Umum FAJI Kabupaten Purworejo, Wahyudi ST, mengatakan, Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Arung Jeram ini merupakan Kejurkab yang ke-3 dilaksanakan oleh FAJI Kabupaten Purworejo.
“Dengan adanya Kejurkab ini akan menjadi salah satu tolak ukur club -club atau atlit- atlit Purworejo untuk mereka menuju kejuaraan- kejuaraan ditingkat propinsi maupun nasional,” kata Wahyudi, saat ditemui disela kegiatan, pada Sabtu (12/10/2024).
Ada tiga nomor yang dilombakan dalam Kejjurkab Arung Jeram itu, yaitu sprint, head to head dan slalom serta tambahan turbing ride sebagai fun ride dan bukan nomor resmi di FAJI.
“Tahun ini ada peningkatan untuk peserta. Jika tahun kemarin hanya ada 3 club sekarang ada 5 club dan 5 club yang ikut bertanding ini adalah dari SMK Maarif NU Bener, SMK Bharasa, SMA Negeri 7, Universitas Muhammadiyah Purworejo dan Stikes Pemkab Purworejo,” sebutnya.
Kejurkab Arung Jeram dilaksanakan di saluran irigasi Kedung Putri karena debit air di sungai Bogowonto tidak mencukupi atau tidak bisa digunakan untuk kegiatan.
“Tentunya karena memang debit sungai khususnya di bulan Oktober ini masih kecil sehingga tetep kita selenggarakaan namun untuk venuenya kita menggunakan saluran irigasi Kedung Putri, dari beberapa venue kalau disungai itu berjeram dan juga dialiran irigasi tentunya berbeda dari segi tantangan namun untuk lainya saya kira hampir sama,” jelasnya.
Wahyudi berharap kedepan dengan adanya banyak club yang muncul dan penggiat olahraga Arung Jeram ini akan ada atlit- atlit atau bibit atlit yang bisa berkiprah ditingkat propinsi maupun nasional yang berasal dari Kabupaten Purworejo.
“Nanti yang menjadi juara Kejurkab ini akan langsung kita lakukan training pemusatan latihan untuk mengikuti Pra Porprov tahun 2025 dan Porprov ditahun 2026. Untuk Pra Porprov kalau tidak salah di Magelang dan Banjarnagara dan Porprov kemungkinan di Semarang,” ujarnya.
Kades Trirejo, Andhi Prasetiawan, mengaku senang jika kegiatan Kejurkab Arung Jeram itu dilaksanakan di Desa Trirejo.
“Kami dari pemdes sangat berterima kasih dan dengan senang hati kegiatan tersebut bisa dilaksanakan didesa ini, tentunya banyak manfaat untuk Desa Trirejo apalagi kegiatan Kejurkab Arung Jeram ini juga bekerjasama dengan pengelola River Tubing, di Desa Trirejo. Adanya kegiatan ini tentunya bisa lebih mengangkat nama desa, mengangkat nama Riber Tubing, dan mudah mudahan bisa berjalan terus dari waktu ke waktu dan kedepanya kita bisa selalu memperbaiki dalam segala hal baik dari keamanan, kenyamanan dan lainya dari yang berkegiatan ini,” katanya.
Dengan kegiatan itu, Andhi berharap akan muncul bibit- bibit baru yang potensial kemudian untuk kejuaraan- kejuaraan baik ditingkat kabupaten, propinsi maupun nasional, nantinya ada yang mewakili dari kabupaten Purworejo ini.
“Dan Purworejo punya atlit yang handal dalam cabang olah raga ini,” harapnya.
Hal senada juga dikatakan oleh Ketua KONI Kabupaten Purworejo, Sumaryanto. Ia mengaku bangga kepada FAJI Kabupaten Purworejo yang sudah menyelenggarakan Kejurkab Arung Jeram di Desa Trirejo ini.
“Melihat pesertanya yang tiap tahun terus bertambah, kemudian optimis bahwa pada Porprov tahun depan bisa meraih prestasi yang lebih baik. Harapan kami atlit -atlit yang sudah berlaga ditahun ini bisa terus berlanjut sampai kuliah bahkan sampai yang sudah bekerja nanti, kegiatan Arung Jeram tetap eksis, tetap dilaksanakan jangan berhenti ditengah jalan sebelum meraih prestasi secara maksimal,” katanya.
Secara beregu untuk Jawa Tengah tim Arung Jeram dari Purworejo belum berhasil meraih prestasi, tapi secara individu ada dua atau tiga orang yang sudah diambil sebagai atlit propinsi untuk diikutkan Kejurnas ditahun 2023 lalu.
“Harapan kami terus berlatih sebaik mungkin jangan berhenti ditengah jalan tetap berkegiatan di Arung Jeram sehingga prestasi yang nanti akan dicapai itu dapat untuk modal untuk masa depan,” harapnya. (P24/wid)



.png)