▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - KASI PEMERINTAHAN UMUM DAN TRANTIBUM KECAMATAN LOANO IKUTI RAKOR PERSIAPAN PENGAMANAN RAMADHAN DAN IDUL FITRI
- PULUHAN WARGA DESA TRIREJO DIDUGA KERACUNAN MAKANAN KENDURI, PEMERINTAH LAKUKAN PENANGANAN CEPAT
- CAMAT LOANO DAMPINGI ANGGOTA DPRD PROVINSI JAWA TENGAH GELAR RESES DI DESA TRIDADI
- MUSYAWARAH DESA KALISEMO TETAPKAN PERDES LAPORAN REALISASI APBDES 2025 DAN SOSIALISASIKAN APBDES 2026
- SEKRETARIS KECAMATAN LOANO HADIRI RAPAT PARIPURNA DPRD KABUPATEN PURWOREJO DALAM RANGKA PENGUCAPAN SUMPAH WAKIL KETUA DPRD KABUPATEN PURWOREJO
- SEKRETARIS KECAMATAN LOANO IKUTI DESK LKJIP TAHUN 2025 KABUPATEN PURWOREJO
- LOKAKARYA MINI TRIWULAN I TAHUN 2026 PUSKESMAS LOANO, PERKUAT SINERGI LINTAS SEKTOR
- CAMAT LOANO MONITORING TES SELEKSI PENGISIAN PERANGKAT DESA TRIREJO
- CAMAT LOANO DAMPINGI TIM PENGENDALIAN DAN INTENSIFIKASI PBB KABUPATEN PURWOREJO DI DESA LOANO
- SEKRETARIS KECAMATAN LOANO HADIRI FORUM PERANGKAT DAERAH (FPD) DPMPTSP KABUPATEN PURWOREJO
PERINGATAN HARI WAYANG SEDUNIA 2024 KABUPATEN PURWOREJO

Keterangan Gambar : Pagelaran Wayang Kulit dalam Peringatan Hari wayang Sedunia tahun 2024
Desa Seren, Kecamatan Gebang, menjadi pusat perhatian dengan peringatan
Hari Wayang Sedunia 2024 yang digelar di Balai Desa. Acara ini berlangsung
meriah dan dipadati masyarakat dari berbagai daerah yang datang untuk
menyaksikan pementasan seni wayang khas Nusantara.
Mengusung tema "Melestarikan Wayang sebagai Warisan Budaya
Dunia", kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan
pentingnya menjaga tradisi wayang sebagai bagian dari identitas budaya
Indonesia.
Kepala Desa Seren dalam sambutannya menyampaikan kebanggaannya atas
terselenggaranya acara ini di desa mereka. “Wayang adalah warisan leluhur yang
tidak hanya mengandung seni pertunjukan, tetapi juga nilai-nilai moral dan
kebijaksanaan. Kami berharap peringatan ini dapat menumbuhkan kecintaan
masyarakat terhadap budaya tradisional,” ujar Kepala Desa.
Puncak acara adalah pagelaran wayang kulit. Penonton dibuat terpukau oleh kepiawaian dalang dalam menyampaikan cerita penuh hikmah dan humor yang relevan dengan kehidupan masa kini.
Acara ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten dan Dinas
Kebudayaan, yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa
mendatang. “Hari Wayang Sedunia adalah momentum untuk memperkuat posisi
Indonesia sebagai pemilik seni wayang yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan
Budaya Takbenda Dunia,” ujar perwakilan dari Dinas Kebudayaan.
Masyarakat Desa Seren merasa bangga karena desa mereka menjadi tuan rumah
acara besar ini. “Semoga wayang tetap lestari dan semakin diminati oleh
generasi muda,” harap salah seorang warga.


