▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - PISAH KENANG BAPAK AMAT NGADENAN, DEDIKASI 30 TAHUN MENGABDI UNTUK PEMERINTAH KABUPATEN PURWOREJO
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN LOANO MONITORING SETORAN PBB DAN KOORDINASI DATA HEWAN KURBAN DI DESA NGARGOSARI
- CAMAT LOANO HADIRI DAN DUKUNG TIM VOLI KECAMATAN LOANO DALAM PPDI CUP II TAHUN 2026
- DOA BERSAMA DAN PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN KDMP GUYANGAN, WUJUD KEBERSAMAAN DAN SEMANGAT MEMBANGUN DESA
- CAMAT LOANO HADIRI PELEPASAN SISWA MA PLUS RIYADUL MUTAALLIMIN SEDAYU ANGKATAN V
- DISNAKERTRANS PURWOREJO GELAR SOSIALISASI JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN DI KECAMATAN LOANO
- CAMAT LOANO HADIRI FGD OPTIMALISASI JAMSOSTEK BAGI KELEMBAGAAN DESA
- UPACARA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL (HARKITNAS) KE-118 TAHUN 2026 TINGKAT KECAMATAN LOANO
- DINPUSIP KABUPATEN PURWOREJO LAKSANAKAN PENDAMPINGAN PENGELOLAAN ARSIP DI KECAMATAN LOANO
- MURID SMAN 5 PURWOREJO IKUTI SOSIALISASI PENDIDIKAN POLITIK BAGI GENERASI MUDA
PERINGATAN HARI WAYANG SEDUNIA 2024 KABUPATEN PURWOREJO

Keterangan Gambar : Pagelaran Wayang Kulit dalam Peringatan Hari wayang Sedunia tahun 2024
Desa Seren, Kecamatan Gebang, menjadi pusat perhatian dengan peringatan
Hari Wayang Sedunia 2024 yang digelar di Balai Desa. Acara ini berlangsung
meriah dan dipadati masyarakat dari berbagai daerah yang datang untuk
menyaksikan pementasan seni wayang khas Nusantara.
Mengusung tema "Melestarikan Wayang sebagai Warisan Budaya
Dunia", kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan
pentingnya menjaga tradisi wayang sebagai bagian dari identitas budaya
Indonesia.
Kepala Desa Seren dalam sambutannya menyampaikan kebanggaannya atas
terselenggaranya acara ini di desa mereka. “Wayang adalah warisan leluhur yang
tidak hanya mengandung seni pertunjukan, tetapi juga nilai-nilai moral dan
kebijaksanaan. Kami berharap peringatan ini dapat menumbuhkan kecintaan
masyarakat terhadap budaya tradisional,” ujar Kepala Desa.
Puncak acara adalah pagelaran wayang kulit. Penonton dibuat terpukau oleh kepiawaian dalang dalam menyampaikan cerita penuh hikmah dan humor yang relevan dengan kehidupan masa kini.
Acara ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten dan Dinas
Kebudayaan, yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa
mendatang. “Hari Wayang Sedunia adalah momentum untuk memperkuat posisi
Indonesia sebagai pemilik seni wayang yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan
Budaya Takbenda Dunia,” ujar perwakilan dari Dinas Kebudayaan.
Masyarakat Desa Seren merasa bangga karena desa mereka menjadi tuan rumah
acara besar ini. “Semoga wayang tetap lestari dan semakin diminati oleh
generasi muda,” harap salah seorang warga.



.png)