▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴ - DWP UNIT KECAMATAN LOANO GELAR PEMBINAAN DAN HALAL BIHALAL
- CAMAT LOANO HADIRI TEMU ALUMNI DAN LAUNCHING IKA LODRA SMA NEGERI 5 PURWOREJO
- KETUA TP PKK DAN POSYANDU EMPAT KECAMATAN DILANTIK OLEH KETUA TP PKK KABUPATEN PURWOREJO
- BALAI PENYULUHAN KB GELAR PEMBINAAN DAN PENYULUHAN PPKBD KECAMATAN LOANO
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN LOANO HADIRI RAKOR LPMD/LPMK KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- CAMAT LOANO HADIRI PAPARAN PENCAPAIAN MILESTONE PROGRAM KDMP OLEH KODIM 0708 PURWOREJO
- BUPATI PURWOREJO DORONG KADES DAN LURAH INOVATIF DALAM PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR PEMDES 2026
- RAT TAHUN BUKU 2025 KOPERASI DESA MERAH PUTIH (KDMP) DESA TRIREJO DIGELAR DI BALAI DESA
- PENETAPAN BAKAL CALON MENJADI CALON PERANGKAT DESA KEDUNGPOH DAN PENETAPAN NILAI BOBOT PENGABDIAN FORMASI KADUS
- CAMAT LOANO HADIRI PENGAJIAN AKBAR HALAL BIHALAL PEDAGANG PASAR BANYUASIN
PERINGATAN HARI WAYANG SEDUNIA 2024 KABUPATEN PURWOREJO

Keterangan Gambar : Pagelaran Wayang Kulit dalam Peringatan Hari wayang Sedunia tahun 2024
Desa Seren, Kecamatan Gebang, menjadi pusat perhatian dengan peringatan
Hari Wayang Sedunia 2024 yang digelar di Balai Desa. Acara ini berlangsung
meriah dan dipadati masyarakat dari berbagai daerah yang datang untuk
menyaksikan pementasan seni wayang khas Nusantara.
Mengusung tema "Melestarikan Wayang sebagai Warisan Budaya
Dunia", kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan
pentingnya menjaga tradisi wayang sebagai bagian dari identitas budaya
Indonesia.
Kepala Desa Seren dalam sambutannya menyampaikan kebanggaannya atas
terselenggaranya acara ini di desa mereka. “Wayang adalah warisan leluhur yang
tidak hanya mengandung seni pertunjukan, tetapi juga nilai-nilai moral dan
kebijaksanaan. Kami berharap peringatan ini dapat menumbuhkan kecintaan
masyarakat terhadap budaya tradisional,” ujar Kepala Desa.
Puncak acara adalah pagelaran wayang kulit. Penonton dibuat terpukau oleh kepiawaian dalang dalam menyampaikan cerita penuh hikmah dan humor yang relevan dengan kehidupan masa kini.
Acara ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten dan Dinas
Kebudayaan, yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa
mendatang. “Hari Wayang Sedunia adalah momentum untuk memperkuat posisi
Indonesia sebagai pemilik seni wayang yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan
Budaya Takbenda Dunia,” ujar perwakilan dari Dinas Kebudayaan.
Masyarakat Desa Seren merasa bangga karena desa mereka menjadi tuan rumah
acara besar ini. “Semoga wayang tetap lestari dan semakin diminati oleh
generasi muda,” harap salah seorang warga.


