▴Anti Gratifikasi▴
▴Kanal Aduan▴
Breaking News
- TP PKK KABUPATEN PURWOREJO EVALUASI 10 PROGRAM POKOK PKK TAHUN 2026 DI DESA TEPANSARI LOANO
- GELAR MUSDES RKPDES 2027 DAN DU RKP 2028, PEMDES KALINONGKO TERIMA PENGAWALAN TIM MONITORING KECAMATAN
- TINJAU PUSKESMAS BANYUASIN, WAMENKES DR. BENJAMIN PAULUS OCTAVIANUS DORONG PENGUATAN LAYANAN PRIMER DAN ELIMINASI TBC
- MUSDES KALISEMO TETAPKAN RKPDES 2027 DAN DU RKP 2028, TIM MONITORING KECAMATAN LOANO LAKUKAN PENGAWALAN
- SEKARAN HILLS SEDAYU, DESTINASI WISATA BARU LOANO BERBASIS GOTONG ROYONG DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
- CAMAT LOANO HADIRI SENAM BERSAMA, LOMBA YEL-YEL DAN ADMINISTRASI TP PKK DESA KALISEMO
- CAMAT LOANO HADIRI PELANTIKAN PENGURUS POLOSORO MASA BAKTI 2026–2030
- RESEPSI DAN PENTAS SENI TUTUP RANGKAIAN HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI TINGKAT KECAMATAN LOANO
- PENTAS SENI PENCAK SILAT TRADISIONAL MERIAHKAN HUT KE-81 RI DI DUSUN SRETE KALIGLAGAH
- SEMARAK HUT KE-81 RI, KECAMATAN LOANO GELAR JALAN SEHAT DAN SENAM BERSAMA
TINJAU PUSKESMAS BANYUASIN, WAMENKES DR. BENJAMIN PAULUS OCTAVIANUS DORONG PENGUATAN LAYANAN PRIMER DAN ELIMINASI TBC
Keterangan Gambar : Kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Wamenkes RI) ke Puskesmas Banyuasin, Kecamatan Loano
Loano Go News – Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Wamenkes RI), dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Banyuasin, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, pada Selasa, 15 September 2026. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna membangun pelayanan kesehatan primer yang berkualitas, merata, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Wamenkes didampingi langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purworejo Suranto, Wakapolres Purworejo, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Purworejo, serta Camat Loano Vivin Suryandari Feriyani, S.STP., M.M.
Bertempat di Kompleks Kantor Kecamatan Loano, dr. Benjamin meninjau secara langsung pelaksanaan Program Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) di tingkat faskes primer. Pemantauan ini mencakup seluruh rantai penanganan TBC, mulai dari deteksi dini dan penemuan kasus, proses pemeriksaan, intervensi pengobatan, hingga pemantauan berkala terhadap pasien.
Sebagai seorang spesialis paru, Wamenkes menekankan bahwa Puskesmas adalah garda terdepan dalam memutus mata rantai penularan TBC di masyarakat. Penemuan kasus secara aktif (active case finding) dan pemberian obat yang sesuai standar menjadi kunci utama agar pasien mendapatkan pelayanan berkelanjutan hingga sembuh total. Penguatan peran Puskesmas ini diharapkan mencakup pelacakan kontak erat, edukasi masif, serta pelibatan aktif masyarakat.
Selain program TBC, dr. Benjamin turut menyoroti pentingnya kelayakan sarana dan prasarana penunjang medis. Pemerintah pusat berkomitmen merenovasi sejumlah fasilitas kesehatan primer yang dinilai sudah tidak memadai agar standar pelayanan tetap terjaga.
Terkait hal tersebut, ia mendorong pemerintah daerah melalui Dinkesda Kabupaten Purworejo untuk proaktif berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan Kemenkes RI, khususnya Direktorat Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas, guna menyusun perencanaan dan data kebutuhan penguatan fasilitas kesehatan secara akurat.
Melalui kemitraan yang kuat antara puskesmas, rumah sakit, pemerintah desa, lintas sektor, dan dukungan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Purworejo optimistis dapat mempercepat akselerasi eliminasi TBC sekaligus menghadirkan layanan kesehatan primer yang jauh lebih andal.
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments


.png)
