▴Anti Gratifikasi▴
▴HARI ANAK NASIONAL 2026▴
▴Kanal Aduan▴ - HIGH LEVEL MEETING TPID, TPAKD, DAN TP2DD KABUPATEN PURWOREJO, PERKUAT SINERGI JAGA INFLASI DAN PERCEPAT DIGITALISASI EKONOMI DAERAH
- CAMAT LOANO HADIRI RAKOR PERSIAPAN PERINGATAN HUT KE-81 KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2026
- RAPAT PEMBENTUKAN TIM PELAKSANA PENGANGKATAN PERANGKAT DESA MARON DIGELAR
- KECAMATAN LOANO GELAR KEGIATAN DONOR DARAH UNTUK DUKUNG KETERSEDIAAN STOK DARAH PMI
- CAMAT LOANO HADIRI DOA BERSAMA PEMBANGUNAN DESTINASI WISATA SEKARAN HILLS DESA SEDAYU
- KASUBBAG PERENCANAAN DAN KEUANGAN KECAMATAN LOANO HADIRI RAPAT PEMBAHASAN DUKUNGAN PROGRAM DELEGASI PROVINSI JAWA TENGAH DAN PROGRAM STRATEGIS NASIONAL
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN LOANO HADIRI EVALUASI HASIL PENILAIAN KINERJA INOVASI PERANGKAT DAERAH SEMESTER I TAHUN 2026
- CAMAT LOANO HADIRI DOA BERSAMA DAN PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN JEMBATAN MERAH PUTIH DI DUSUN PACALAN DESA MUDALREJO
- CAMAT LOANO HADIRI RAKOR PIMPINAN TRIWULAN II TAHUN ANGGARAN 2026
- KASI PEMERINTAHAN DESA KECAMATAN LOANO HADIRI UJI PUBLIK PERUBAHAN APBDES 2026 DAN PEMBENTUKAN TIM PENYUSUN RKPDES 2027 DESA KEBONGUNUNG
GREBEG BUDAYA PURWOREJO 2026 MERIAHKAN HARI JADI KE-195 KABUPATEN PURWOREJO
Keterangan Gambar : Grebeg Budaya Purworejo 2026 Meriahkan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo
Loano Go News – Grebeg Budaya Purworejo 2026 digelar dengan meriah di depan Pendopo Kabupaten Purworejo, Sabtu (7/2/2026) sore, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini menjadi ajang perayaan kekayaan seni dan budaya lokal yang melibatkan duta seni dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Purworejo.
Sebanyak 16 kecamatan ambil bagian dalam gelaran Grebeg Budaya tahun ini dengan menampilkan kesenian unggulan masing-masing. Kecamatan Loano diwakili oleh Grup Kesenian Jaran Kepang, hasil kolaborasi seniman dari Desa Sedayu dan Desa Ngargosari. Kehadiran duta seni Kecamatan Loano didampingi langsung oleh Sekretaris Kecamatan Loano Nuryanto, S.Ag., bersama Kasi Pemerintahan Umum dan Trantibum Kecamatan Loano Muhamad Ridho, SE.
Ribuan warga tampak memadati kawasan Pendopo Kabupaten Purworejo hingga sepanjang rute kirab. Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat menyaksikan beragam pertunjukan seni tradisional yang ditampilkan secara bergiliran oleh para peserta, menciptakan suasana semarak dan penuh kebanggaan terhadap budaya daerah.
Berbagai kesenian lokal turut memeriahkan acara, di antaranya Tari Cing Poling, Jaran Kepang, Dolalak, serta sejumlah tari kreasi yang dikemas secara inovatif. Perpaduan antara unsur tradisi dan sentuhan kreatif tersebut menjadikan pertunjukan tetap relevan dan menarik bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, menjelaskan bahwa Grebeg Budaya merupakan wadah bagi setiap kecamatan untuk menampilkan kekhasan seni dan budayanya masing-masing.
“Konsep kegiatan ini adalah menampilkan duta-duta seni dari 16 kecamatan dengan ciri khas masing-masing. Setiap grup tampil sekitar lima hingga tujuh menit di depan panggung kehormatan dan dewan juri, kemudian dilanjutkan dengan kirab mengelilingi alun-alun,” jelasnya.
Yudhie menambahkan bahwa Grebeg Budaya tidak hanya menjadi ajang pertunjukan, tetapi juga dilombakan dan dinilai oleh dewan juri profesional, yang terdiri dari dua juri asal Yogyakarta dan satu juri dari Purworejo. Panitia menyediakan penghargaan bagi lima penampil terbaik dengan total hadiah jutaan rupiah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan Purworejo lebih luas sekaligus menumbuhkan semangat para pelaku seni untuk terus nguri-uri seni dan budaya lokal,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Purworejo Yuli Hastuti menegaskan bahwa Grebeg Budaya merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam melestarikan seni tradisi dan kearifan lokal yang menjadi jati diri masyarakat Purworejo.
“Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, persatuan, serta kebanggaan terhadap kekayaan budaya daerah,” ujar Bupati.
Rute kirab Grebeg Budaya dimulai dari Pendopo Kabupaten Purworejo, kemudian melewati SD Maria, Kantor Bupati, SMK Negeri 3 Purworejo, AD Mutiara Ibu, Dekranasda, dan berakhir di Garnisun Purworejo. Sepanjang rute tersebut, masyarakat disuguhi atraksi seni tradisional yang beragam dan menghibur.


.png)
